Kolaborasi UNMER dan Pemkot Batu Dorong Lahirnya Pemimpin Inspiratif Lewat Leadership Series 2025
Universitas Merdeka (UNMER) Malang kembali menghadirkan UNMER Leadership Series 2025, sebuah forum pengembangan kepemimpinan mahasiswa.

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MALANG – Universitas Merdeka (UNMER) Malang kembali menghadirkan UNMER Leadership Series 2025, sebuah forum pengembangan kepemimpinan mahasiswa yang mengusung tema “Inspiring Leader: Menumbuhkan Ketokohan dan Kepemimpinan dari Akar Rumput.”
Kegiatan yang digelar pada Kamis (30/10/2025) ini menjadi momentum penting bagi penandatanganan Kerja Sama Program 1.000 Sarjana Kota Batu antara Dinas Pendidikan Pemerintah Kota Batu dan Universitas Merdeka Malang. Program ini membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kota Batu.
Acara dihadiri oleh Rektor UNMER Malang Dr. Prihat Assih, SE., M.Si., Ak., CSRS., para wakil rektor, pimpinan lembaga universitas, serta perwakilan mahasiswa aktif berorganisasi. Dari Pemerintah Kota Batu hadir Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Chori, S.Sos., M.Si., dan Sekretaris Bappelitbangda Agus Bhaskara, ST., MT.

Dalam sambutannya, Rektor UNMER Malang menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar forum pelatihan, tetapi wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan sejati.
“Kepemimpinan bukan hanya tentang posisi, melainkan tentang keteladanan dan pengabdian yang tulus kepada masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan Wali Kota Batu, H. Nurochman, S.H., M.H., sebagai narasumber utama. Sosok yang akrab disapa Cak Nur tersebut berbagi kisah perjalanan kariernya yang penuh pembelajaran-mulai dari bekerja sebagai houseman hotel dan petani jamur, hingga akhirnya menjadi pemimpin daerah.
“Saya pernah gagal dalam pencalonan legislatif dan pilkades, tapi dari situ saya belajar tentang empati, diplomasi, dan arti totalitas dalam menjalani profesi. Integritas, kolaborasi, dan empati adalah tiga nilai utama dalam kepemimpinan,” tutur Cak Nur.

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang. Melalui Program 1.000 Sarjana Kota Batu, pemerintah daerah berkomitmen mendukung pembiayaan penuh bagi mahasiswa agar dapat menempuh pendidikan tinggi tanpa hambatan ekonomi.
Penandatanganan MoU ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam membangun SDM unggul dan berdaya saing. Inisiatif tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Lebih dari itu, UNMER Leadership Series 2025 mencerminkan semangat Kampus Berdampak, dimana kegiatan akademik dikembangkan menjadi ruang pembelajaran sosial yang menumbuhkan karakter, empati, dan kepemimpinan mahasiswa. Dari akar rumput, lahir pemimpin-pemimpin baru yang siap membawa perubahan positif bagi masyarakat dan bangsa. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

