Advertisement
Indonesia Positif

UKWK Kerjasama dengan Yayasan Kolese Santo Yusup Malang Gelar Seminar Service Excellent

Universitas Katolik Widya Karya Malang bekerjasama dengan Yayasan Kolese Santo Yusup Malang menggelar seminar penyegaran pelayanan dan service  excellent, di Aula Yayasan Kolese Santo Yusuf Blimbing Kota Malang

TIMES Indonesia,
UKWK Kerjasama dengan Yayasan Kolese Santo Yusup Malang Gelar Seminar Service Excellent
Dr. Agustinus Indradi, M.Pd Dosen Universitas Katolik Widya Karya , saat memberikan materi seminar dihadapan peserta dari Yayasan Kolese Santo Yusup Malang, Sabtu (1/11/2025 ). (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Universitas Katolik Widya Karya Malang bekerjasama dengan Yayasan Kolese Santo Yusup Malang menggelar seminar penyegaran pelayanan dan service  excellent, di Aula Yayasan Kolese Santo Yusuf Blimbing Kota Malang. Ll, Sabtu (1/11/2025).

Antonius  Baskoro Winarto, Kepala Kantor Yayasan Kolese Santo Yusup Malang mengatakan,  tujuan seminar penyegaran pelayanan service excellent sebagai  agenda rutin yang kebetulan tahun ini kami adakan  untuk seluruh karyawan, tenaga kependidikan  security dan tenaga pelaksana di unit non sekolah Yayasan Kolese Santo Yusup Malang.

Advertisement

Harapannya rekan-rekan  tendik dalam memberikan pelayanan yang baik dengan mendapatkan wawasan baru melalui seminar atau di refresh agar kedepan tetap baik dan lebih baik dalam memberikan pelayanan prima seperti yang disampaikan oleh pemateri.

"Jadi kami lebih refresh lagi kegiatan yang sama sudah kami lakukan sekitar ambil 34 tahun, " ungkapnya.

Kedepan Yayasan  Kolese Santo Yusup Malang  bisa  memperlakukan siswa, orang tua  dengan pelayanan prima yaitu dengan sapa dan senyum, misalnya  menyambut dengan ramah dan  mendukung pekerjaan sesuai standar pelayanan yang sudah menjadi tradisi dan budaya di Yayasan ini. 

Universitas-Katolik-Widya-Karya.jpg

Lindung Ratwiawan, Wakil Kepala Kantor Bidang Pengembangan Sekolah dan Sumber Daya Manusia Yayasan Kolese Santo  Yusup Malang menambahkan, tujuan kegiatan ini sebagai bentuk realisasi kerjasama yang telah dijalin antara Yayasan  Kolese Santo Yusup dengan Universitas Katolik Widya Karya Malang melalui pelaksanaan Workshop  Pelatihan terkait dengan service excellent . 

Advertisement

Harapannya karyawan dan tendik bisa memberikan pelayanan terbaik kepada siswa, orang tua dan  semua civitas akademik di Yayasan Kolese Santo Yusup Malang.

Menurutnya, di lembaga pendidikan seperti Yayasan Kolese Santo Yusup Malang, yang merupakan lembaga pelayanan bagi umat manusia, maka dalam memberikan pelayanan untuk selalu menggunakan hati dan kemanusiaan.

Dalam seminar ini ada 72 peserta yang ikut mulai lembaga pendidikan TI atau PAUD, SD, SMP, dan SMA . 

"Kesadaran budaya untuk melayani dengan baik itu adalah menjadi bagian dari budaya di Yayasan ini. Ya,jadi tidak berhenti setelah seminar,  tetapi yang lebih penting dari seminar ini dijalani dalam bekerja," pungkasnya .

Dr. Agustinus Indradi, M.Pd Dosen Universitas Katolik Widya Karya , menjelaskan tujuan seminar ini dengan tema Bekerja Sesuka Hati atau Sepenuh Hati apakah orang bekerja di lembaga tersebut sepenuh  hati ataukah merasa terpaksa  bekerja. Menurutnya , orang yang bekerja di sebuah lembaga untuk melayani  siswa, orang tua siswa karena bekerja di sebuah lembaga pendidikan berhadapan dengan manusia, maka perlu sentuhan baru supaya tidak bekerja sesuka hati sendiri tetapi harus bekerja sepenuh hati. 

Yayasan-Kolese-Santo-Yusu.jpg

"Siapapun orang yang bekerja  sepenuh hati orang itu telah memberkati lembaga itu memberkati dirinya sendiri, tetapi ketika orang itu bekerja sesuka hati orang itu telah mengutuki lembaga dan diri sendiri, " tegasnya. 

Ketika banyak orang yang bekerja sesuka hati berarti !menjadikan lembaga tempat bekerja sulit  berkembang dan  menjadi meredup. Ketika orang bekerja sepenuh hati, maka akan berdampak positif kepada lembaga dan akan akan tumbuh dengan luar biasa. 

Lembaga pendidikan yang diisi tenaga kependidikan harus merubah mindsetnya bahwa mereka harus bisa bekerja sepenuh hati supaya lembaga terberkati, dirinya terberkati dan akhirnya keluarganya juga terberkati. 

Andy Endra Krisna S. S, M. Pd, M. , MPd, pemateri kedua dengan tema  Dari Senyum Ke Prestasi  menambahkan, layanan prima Service Excellent di mulai dari semua elemen dalam satu organisasi yang bekerja  wajib memberikan pelayanan prima mulai dari senyum, keramahan, sopan santun empati .

Harapannya, pelayanan prima ini bisa memberikan kepuasan kepada pelanggan atau siapapun yang terhubung dengan organisasi tersebut. 

Pelayanan prima  dilaksanakan disekolah oleh semua stakeholder mulai wali murid instansi pemerintah dari luar sekolah, karyawan sesama guru harus mampu mencapai  tujuan organisasi dari lembaga tersebut.

"Tujuan organisasi betul-betul melaksanakan pelayanan prima agar tujuan organisasi atau lembaga bisa tercapai secara maksimal," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

D
PenulisDr. Agustinus Indradi Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia