Komitmen Transparansi, UM Gresik Dipercaya Pemdes Gredek untuk Seleksi Perangkat Desa
Universitas Muhammadiyah/ UM Gresik kembali dipercaya Pemdes Gredek Kecamatan Duduksampeyan untuk melaksanakan tes penjaringan dan penyaringan perangkat desa (P3D).

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
GRESIK – Universitas Muhammadiyah/ UM Gresik kembali dipercaya Pemdes Gredek Kecamatan Duduksampeyan untuk melaksanakan tes penjaringan dan penyaringan perangkat desa (P3D).
Kerja sama ini dilakukan untuk memastikan proses rekrutmen perangkat desa bisa berjalan transparan, objektif, dan akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala Desa Gredek, Muhammad Bahrul Ghofar, menyampaikan bahwa kerja sama dengan UMG telah terbukti memberikan hasil yang kredibel. Pada 2024, pihaknya telah membuka dua formasi, yakni Kasi Pemerintahan dan Kaur Perencanaan, namun saat itu hanya satu formasi yang terisi.
“Pengalaman tahun lalu, UMG terbukti transparan, terbuka, dan hasilnya bisa dipertanggungjawabkan. Karena itu, tahun ini kami kembali bekerja sama,” ujarnya, Senin (3/11/2025).
Pada seleksi tahun ini, terang Ghofar terdapat lima pendaftar untuk formasi Kaur Perencanaan. Hasil tes berbasis Computer Assisted Test (CAT) menetapkan Imam Syaifudin sebagai pendaftar dengan nilai tertinggi, yakni 78.

“Tes dilakukan langsung oleh peserta secara digital, hasilnya keluar saat itu juga. Tidak ada ruang untuk kecurangan. Selamat kepada Imam Syaifudin yang terpilih sebagai Kaur Perencanaan. Semoga amanah dan bekerja dengan baik,” tambahnya.
Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik, Prof. Khoirul Anwar, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemdes Gredek. Menurutnya, UMG berkomitmen menjaga obyektivitas dan integritas dalam setiap pelaksanaan seleksi perangkat desa.
“Ini kolaborasi yang sudah terjalin lama. Kami sebagai perguruan tinggi berkewajiban menyediakan proses seleksi yang profesional dan transparan. Sistem CAT yang kami gunakan memastikan hasil muncul langsung dan berbeda setiap komputer,” jelasnya.
Hingga hari ini, UMG telah dipercaya lebih dari 10 desa untuk melaksanakan seleksi perangkat desa menggunakan metode CAT. “Kami siap terus bersinergi mendukung pemerintah desa dalam menyediakan SDM terbaik,” tegas Prof. Khoirul. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

