Lazismu Expo 2025 di Banjarbaru Dorong Spirit Dakwah Ekonomi dan UMKM Lokal
Memasuki hari keenam pelaksanaan, Lazismu Expo 2025 terus menjadi magnet bagi masyarakat Kalimantan Selatan. Pameran UMKM yang digelar sejak 1 hingga 8 November 2025 di Lapangan Murjani

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
BANJARBARU – Memasuki hari keenam pelaksanaan, Lazismu Expo 2025 terus menjadi magnet bagi masyarakat Kalimantan Selatan. Pameran UMKM yang digelar sejak 1 hingga 8 November 2025 di Lapangan Murjani, Banjarbaru ini menghadirkan lebih dari dua puluh pelaku usaha mikro dan kecil menengah. Ajang ini merupakan bagian dari rangkaian pra-Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lazismu 2026 yang akan digelar pekan ini di Asrama Haji Banjarbaru.
Ketua Panitia Expo dan Rakernas Lazismu 2025, Andri Wahyudi, mengatakan, kegiatan expo tahun ini dikemas selama sepekan dengan ragam acara menarik seperti talk show, seminar, lomba kreatif, hingga pentas seni budaya.
“Peserta expo terdiri dari sekitar dua puluhan pelaku UMKM, dilengkapi tenda-tenda amal usaha Muhammadiyah dan masyarakat umum. Kegiatan ini menjadi pembuka dari rangkaian Rakernas Lazismu 2026,” ungkap Andri, Kamis (6/11/2025).
Gerakan Dakwah Ekonomi Muhammadiyah
Ketua PWM Kalimantan Selatan, Ridhahani Fidzi, menegaskan bahwa expo ini mencerminkan kepedulian Lazismu terhadap pelaku UMKM sebagai penggerak roda perekonomian di bumi Lambung Mangkurat. Lebih dari sekadar pameran, kegiatan ini menjadi wujud nyata gerakan dakwah ekonomi Muhammadiyah yang menumbuhkan spirit kewirausahaan di kalangan umat.
“Pada setiap event nasional, Muhammadiyah selalu melibatkan UMKM. Tujuannya untuk mengembangkan potensi lokal agar mampu bersaing dan membuktikan bahwa produk-produk lokal punya nilai ekonomi,” ujarnya.
Menurutnya, momentum expo menjadi ajang strategis bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat yang lebih luas. “Ini tempat yang tepat untuk menampilkan produk unggulan daerah sekaligus memperluas jaringan pasar,” imbuhnya.
Ragam Produk dan Pentas Seni Budaya
Lazismu Expo 2025 menampilkan beragam produk lokal unggulan, mulai dari busana muslim, sepatu, hingga kuliner khas daerah. Selain itu, juga terdapat produk hasil program pemberdayaan Lazismu seperti Rendangmu dan Kampung Berkemajuan — dua program unggulan yang menjadi simbol kemandirian ekonomi umat.
Tidak hanya pameran produk, expo juga dimeriahkan oleh pentas seni budaya khas Kalimantan Selatan yang dipersembahkan oleh Sekolah Alam Muhammadiyah Banjarbaru, serta komunitas seni lokal. Pertunjukan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana edukatif dan rekreatif dalam satu lokasi.
Edukasi Filantropi dan Investasi Syariah
Salah satu agenda unggulan lainnya adalah gelaran talk show dan seminar edukatif mengenai dunia filantropi, pasar modal, serta investasi syariah. Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalimantan Selatan turut berpartisipasi memberikan wawasan kepada masyarakat tentang pentingnya investasi berbasis syariah seperti reksa dana dan saham.
Langkah ini, menurut panitia, sejalan dengan semangat Lazismu untuk membangun literasi keuangan umat agar mampu mengelola keuangan secara produktif dan berkelanjutan.
Dukungan Pemerintah Kota Banjarbaru
Pemerintah Kota Banjarbaru turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Lazismu Expo 2025. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Banjarbaru, Abdul Basid, menilai kegiatan ini memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM lokal.
“Pastinya ini sangat membantu pelaku UMKM. Kami berterima kasih kepada Lazismu karena stand expo diberikan secara gratis, sehingga para pelaku usaha semakin bersemangat untuk menampilkan produknya,” ujarnya.
Abdul Basid juga menyebut, kegiatan seperti ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan sektor UMKM dan kolaborasi dengan organisasi sosial.
Sinergi Filantropi dan Ekonomi Umat
Melalui gelaran ini, Lazismu menunjukkan peran strategisnya tidak hanya sebagai lembaga filantropi, tetapi juga motor penggerak ekonomi umat berbasis kemandirian dan gotong royong. Expo ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berzakat, berinfaq, dan berwakaf bisa bersinergi dengan pemberdayaan ekonomi mikro.
“Dengan melibatkan pelaku UMKM dan komunitas ekonomi lokal, Lazismu ingin menghadirkan ekosistem ekonomi yang adil, berkeadilan sosial, dan berdaya saing tinggi,” tulis pernyataan resmi Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat.
Gelaran Lazismu Expo 2025 dijadwalkan berakhir pada Jumat, 8 November 2025, dengan harapan menjadi tonggak konsolidasi nasional untuk melahirkan gagasan ekonomi berkeadilan dan kemandirian umat. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


