PEM Gondanglegi Malang Kerjasama Dengan Times Indonesia Berikan Latihan Jurnalistik
Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah Kabupaten Malang bekerjasama dengan TIMES Indonesia untuk meningkatkan keterampilan santri dan santriwati dalam menulis

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MALANG – Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah Kabupaten Malang bekerjasama dengan TIMES Indonesia untuk meningkatkan keterampilan santri dan santriwati dalam menulis, Sabtu (19/7/2025).
Kegiatan berlangsung di Aula Madinah PEM Gondanglegi Jalan Letjen Haryono No.1, Krajan Satu, Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.
Manajer Kurikulum PEM, Ahmad Rosyidi, S.PdI disapa ustadz Rosyid, mengatakan, tujuan kerja sama PEM Gondanglegi Kabupaten Malang dengan Times Indonesia untuk memberikan pengetahuan kepada santriwan dan santriwati dalam dunia jurnalistik atau menulis.
"Ada teman saya yang masuk nominasi di KPK dalam mengikuti test dan lolos setelah mempunyai ketrampilan menulis," ungkapnya.
Materi yang disampaikan oleh Direktur Marketing dan Pengembangan Times Indonesia seputar santri harus mempunyai kemampuan menulis, bagaimana harus menulis dan bagaimana menggunakan aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) TIMES Indonesia, serta teknik mengambil foto yang tepat.

Menurutnya, santri jaman sekarang kurang afdhol apabila tidak bisa menulis karena dengan memguasai prinsip-prinsip jurnalistik, kode etik jurnalistik sampai proses pemahaman memproduksi sebuah berita yang menarik sesuai etika dan Undang-undang yang mengatur pers di Indonesia adalah Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers karena mereka dipersiapkan menjadi tim humas muda di UKWK Malang akan menjadi santri yang berbeda wawasannya.
"Undang-undang ini mengatur tentang hak dan kebebasan pers, etika jurnalistik, serta kewajiban," ungkapnya.
Menurutnya banyak sekali hal hal positif dan prestasi dari PEM Gondanglegi Kabupaten Malang tetapi jarang diketahui oleh masyarakat luas sehingga dengan santri mampu menulis masyarakat luas bisa melihat ekstrakurikuler dan kemampuannya .
"Kerjasama PEM Gondanglegi dengan TIMES Indonesia ini bisa menjadi jendela untuk masuk dalam menyampaikan program programnya untuk diketahui masyarakat luas, " ujarnya.

Harapannya,dengan pelatihan ini membuka cakrawala bagi santri untuk selalu menulis karena menulis bisa membawa pencerahan dunia dan sebagai portofolio jejak digital mereka.
Kegiatan positif PEM Gondanglegi sendiri cukup layak dan pantas untuk dipublikasikan untuk kemajuan pendidikan dan budaya umat manusia dalam kegiatan ini diikuti santri PEM yang bersekolah di SMK Muhammadiyah Tujuh Gondanglegi Kabupaten Malang.
Yuli Triyanto, Direktur Marketing dan Pengembangan Times Indonesia menambahkan, dalam proses pembuatan berita seorang jurnalis harus memahami aturan dasar tentang Jurnalisme mulai 11 kaidah jurnalistik, UU Pers No 40 Tahun 1999 serta kaidah 5W +1 H.
Dalam acara pelatihan dilakukan diskusi dua arah selama 1,5 jam. Diharapkan santri PEM Gondanglegi menyukai dunia menulis karena aktifitas ini akan selalu akrab dalam kehidupan aktifitas dunia pendidikan mulai membuat laporan atau tugas tugas dari guru.
"Santri dan santriwati PEM Gondanglegi Kabupaten Malang harus menulis karena menulis adalah jendela kehidupan meraih masa depan, " pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

