Membanggakan, Unipma Madiun Punya Dua Guru Besar Baru
UNIPMA Madiun (Universitas PGRI Madiun) punya dua guru besar baru. Sidang terbuka senat dalam rangka pengukuhan dua guru besar digelar pada Kamis (6/11/2025) di gedung Graha Cendekia UNIPMA Madiun.

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MADIUN – UNIPMA Madiun (Universitas PGRI Madiun) punya dua guru besar baru. Sidang terbuka senat dalam rangka pengukuhan dua guru besar digelar pada Kamis (6/11/2025) di gedung Graha Cendekia UNIPMA Madiun. Dua guru besar baru itu adalah Prof. Dr. Bambang Eko Hari Cahyono, M.Pd. (Profesor atau Guru Besar di Bidang Ilmu Pembelajaran Bahasa dan Sastra) dan Prof. Dr. Marheny Lukitasari, M.Pd. (Profesor di Bidang Ilmu Inovasi Pembelajaran Biosains).
Pengukuhan ini, mencatat sejarah akademik baru, UNIPMA Madiun menambah jumlah professor menjadi empat orang.
Dalam pengukuhan ini, masing-masing guru besar memaparkan orasi ilmiah berdasarkan bidang ilmu mereka.
Dalam pidatonya, Prof. Dr. Bambang Eko Hari Cahyono, M.Pd. yang saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang III UNIPMA Madiun menyampaikan pidato tentang Pendekatan Interdisipliner dalam Pembelajaran Membaca Permulaan dan Kosakata di Sekolah Inklusi. “Ini sangatlah penting, kolaborasi antara disiplin bahasa dan psikologi pendidikan untuk memahami cara belajar anak berkebutuhan khusus,” katanya.

Sementara itu, Prof. Dr. Marheny Lukitasari, M.Pd. menyampaikan pidatonya tentang Inovasi Pembelajaran Biosains untuk Mendorong Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Pada Pembelajaran Abad 21. “Pentingnya peran guru besar di tengah masyarakat. Kita harus peduli terhadap kondisi sekitar dan berperan nyata dalam memberdayakan lingkungan,” tegasnya.
Rektor UNIPMA, Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd. mengucap selamat kepada dua guru besar dan ungkap rasa bangga atas bertambahnya jumlah guru besar UNIPMA Madiun saat ini, yaitu sejumlah empat orang.
“Kami berharap para guru besar UNIPMA Madiun dapat menjaga marwah keilmuan akademik, terus menghasilkan karya spektakuler, dan dapat menjadi panutan atau rujukan bagi teman-teman di program studinya masing-masing,” ungkapnya.

Rektor menambahkan, UNIPMA Madiun menorehkan prestasi yakni predikat kampus unggulan peringkat 1 dalam dua kategori sekaligus. Yaitu prestasi Kerjaaama dan Kemahasiswaan pada ajang Anugerah Kampus Unggulan LLDIKTI Wilayah VII Tahun 2025.
“Ini bukti keseriusan UNIPMA Madiun dalam memperkuat kualitas akademik dan berdaya saing nasional,” kata Rektor.
Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Djoko Adi Waluyo, ST., MM. menegaskan bahwa kehadiran seorang guru besar di lingkungan akademik merupakan hal yang penting bagi perguruan tinggi dan memberikan kontribusi perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.
Sidang senat pengukuhan guru besar diharapkan dapat memotivasi para pendidik dan akademisi agar dapat terus memberikan sumbangsih sesuai bidang keilmuannya masing-masing. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

