Advertisement
Indonesia Positif

BPJS Kesehatan Buktikan Pelayanan Terbaik untuk Peserta JKN di Luar Kota

BPJS Kesehatan akan terus berupaya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik untuk seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

TIMES Indonesia,
BPJS Kesehatan Buktikan Pelayanan Terbaik untuk Peserta JKN di Luar Kota
Program JKN Bantu Ibu Mertua Dede dalam Menjalani Pengobatan Stroke. (Foto: Istimewa)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BANJAR BPJS Kesehatan akan terus berupaya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik untuk seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Pelayanan terbaik itu kini sudah mulai dirasakan oleh semua peserta JKN, termasuk Dede Rosita yang menceritakan pengalamannya pada saat mengantar mertuanya yang bernama Aisah berobat di RSUD Kota Banjar.

Advertisement

Awalnya Aisah pergi berlibur dari Bandung ke Banjar untuk menemui keluarga Dede, tetapi setelah beberapa hari tinggal di Kota Banjar, Aisah mengalami sakit panas, lemas sampai pingsan.

Melihat keadaan sang mertua jatuh sakit, akhirnya Dede panik dan dengan cepat langsung membawa mertuanya ke Puskesmas.

“Waktu ibu mertua saya datang dari Bandung tidak lama kemudian mertua saya mengalami sakit yang menyebabkan badannya panas, lemas bahkan sempat pingsan. Melihat keadaannya yang seperti itu akhirnya saya membawa mertua ke puskesmas, dokter yang memeriksa mertua mendiagnosis bahwa ia mengidap strok karena sebelah kiri badannya mulai dari tangan sampai kaki tidak bisa digerakkan. Akhirnya mertua jadinya dirawat selama enam hari di puskesmas dan diberikan rujukan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam yang berada di RSUD Kota Banjar,” tutur Dede, Sabtu (8/11/2025).

Aisah merupakan peserta JKN, namun sedang berada di luar kota yang jauh dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempatnya terdaftar.

Hal tersebut sebelumnya menjadi kekhawatiran Dede dikarenakan takut tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Setelah mencari tahu dan bertanya-tanya kepada pihak RSUD Kota Banjar, ternyata kekhawatirannya Dede itu sirna.

Advertisement

Faktanya, walaupun peserta JKN berada di luar kota, RSUD Kota Banjar masih dapat menanggung biaya pengobatannya dan semua pelayanannya dipermudah dengan hanya menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saja untuk melihat keaktifan kepesertaan JKN sang mertua.

“Awalnya saya sempat takut karena melihat mertua saya bukan asli orang Banjar, tetapi baik di puskesmas maupun di RSUD Kota Banjar saya hanya dimintai KTP mertua saya. Setelah diperiksa alhamdulillah kepesertaan JKN mertua saya aktif dan mertua saya bisa menjalani pengobatan dengan bebas biaya,” ungkap Dede.

Selama melakukan kontrol di RSUD Kota Banjar, Dede bercerita kalau dirinya selalu diberikan pelayanan yang baik oleh petugas dan dokter di rumah sakit. Dede juga turut menjelaskan keuntungan yang dirinya dapatkan sebagai peserta JKN.

“Petugas dan dokter di RSUD Kota Banjar memberikan pelayanan yang baik untuk mertua saya, saya tidak merasakan perbedaan sebagai peserta JKN mulai dari petugas, perawat, serta dokter memperlakukan mertua saya sama dengan pasien umum lainnya. Saya sangat senang karena sebagai peserta JKN saya bisa mendapatkan pelayanan yang baik,” ungkapnya.

Menurut Dede hadirnya BPJS Kesehatan sangat bermanfaat sekali apalagi dengan kondisi penyakit stroke yang diderita oleh mertuanya.

Untuk ke depannya penyakit stroke akan memerlukan pemeriksaan lanjutan seperti fisioterapi untuk mendukung proses pemulihannya. Dede sangat bersyukur karena keaktifan JKN yang dimiliki oleh mertuanya bisa digunakan di luar kota.

“Alhamdulillah keaktifan JKN mertua saya bisa digunakan di luar kota seperti ini, jika Program JKN ini tidak bisa digunakan mungkin saat ini saya akan kebingungan memikirkan masalah biaya pengobatan dan biaya kontrol mertua. Karena mau bagaima pun penyakit yang mertua saya derita bukanlah penyakit biasa, bisa jadi ke depannya ibu saya akan membutuhkan fisioterapi,” kata Dede.

Melihat dan merasakan manfaat nyata yang diberikan oleh BPJS Kesehatan, Dede mengajak kepada masyarakat Indonesia yang belum terdaftar sebagai peserta JKN agar secepatnya mendaftar agar masyarakat lain juga bisa memanfaatkan Program JKN.

“Saya mengimbau kepada masyarakat Indonesia yang belum mendaftarkan diri sebagai peserta JKN agar secepatnya mendaftar, saya ingin berbagi pengalaman dan manfaat yang sudah saya rasakan sebagai peserta JKN. Seperti, biaya pengobatan, biaya kontrol yang semuanya sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” tutup Dede. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Sussie
PenulisSussieSarjana Ilmu Politik Stisip Bina Putera Kota Banjar (2011). Bergabung di Times Indonesia sejak 2021. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan hospitality.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia