Advertisement
Indonesia Positif

Sosfest 2025: Ruang Berkreasi dan Berjejaring bagi Mahasiswa Baru Sosiologi UM

Sosfest 2025 dirancang sebagai ruang untuk mempererat relasi antar mahasiswa sekaligus menumbuhkan kenyamanan bagi mahasiswa baru Departemen Sosiologi UM.

TIMES Indonesia,
Sosfest 2025: Ruang Berkreasi dan Berjejaring bagi Mahasiswa Baru Sosiologi UM
Sosiologi Festival 2025, ajang kreativitas dan pengenalan dunia kampus bagi mahasiswa baru Departemen Sosioligi Universitas Negeri Malang. (foto: Mohammad Ulil Abshar Maulidi/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Sosfest atau Sosiologi Festival kembali mencuri perhatian di Universitas Negeri Malang. Gelaran yang memasuki tahun ketiga ini menjadi puncak inaugurasi mahasiswa baru Departemen Sosiologi, menghadirkan malam penuh pertunjukan, pameran, dan selebrasi kreativitas di area parkiran Fakultas Psikologi UM, Sabtu (8/11/2025).

Ketua Pelaksana, Naufal Adi Kusuma, mengatakan bahwa Sosfest dirancang sebagai ruang untuk mempererat relasi antar mahasiswa sekaligus menumbuhkan kenyamanan bagi mahasiswa baru.

Advertisement

“Tujuannya supaya mahasiswa baru bisa saling mengenal, merasa nyaman, dan punya kenangan yang melekat selama berproses di Sosiologi. Jadi mereka tidak hanya menempuh studi, tapi juga menemukan keluarga,” ujarnya.

Sosiologi-Festival-2025-2.jpg

Tahun ini, Sosfest mengusung tema Moonlight Parade: Where Dreams Take the Spotlight, yang menggambarkan suasana malam penuh keajaiban—sebuah ruang di mana mimpi-mimpi mahasiswa diberi kesempatan untuk bersinar.

Acara utama diisi oleh berbagai pertunjukan seni hasil seleksi minat dan bakat mahasiswa baru. Sebanyak lima kelompok tampil membawakan drama modern, drama tradisional Sangkuriang, serta tari tradisional Gugur Gunung. Selain itu, terdapat dua penampilan musik dan tari pilihan dari proses kurasi panitia. Rangkaian Sosfest juga melibatkan kompetisi internal PKKMB jurusan, dan para pemenangnya turut unjuk diri di panggung utama.

Sebagai penutup, panitia menghadirkan guest star Sindikat Akhir Pekan, menghadirkan format DJ yang memberikan pengalaman berbeda dibanding tahun lalu yang menampilkan musisi solo.

Advertisement

Sosiologi-Festival-2025-3.jpg

Tak hanya panggung seni, Sosfest juga menyajikan pameran dokumentasi perjalanan mahasiswa baru selama PKKMB Prodi. Foto-foto tersebut dipajang sebagai ruang refleksi mengenai proses adaptasi mereka di lingkungan Sosiologi.

Di area pamer, mahasiswa juga dapat menuliskan harapan dan cita-cita di “pohon harapan”. Pameran ini sekaligus menjadi sarana mengenalkan struktur organisasi Himpunan Mahasiswa Departemen Sosiologi.

Naufal berharap Sosfest dapat menjadi pengalaman awal yang membekas bagi mahasiswa baru.

“Semoga mereka betah, dapat banyak teman, dan merasa ini tempat yang nyaman untuk tumbuh bareng,” ucapnya. (*)

 

Pewarta: Mohammad Ulil Abshar Maulidi

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia