Advertisement
Indonesia Positif

Wartawan Solok Kunjungi Komdigi dan Dewan Pers: Menuju Kebangkitan Pers Daerah

Rombongan wartawan Solok akan mengunjungi Kementerian Kominfo dan Dewan Pers, dua lembaga penting dalam tata kelola informasi dan kebijakan pers nasional.

TIMES Indonesia,
Wartawan Solok Kunjungi Komdigi dan Dewan Pers: Menuju Kebangkitan Pers Daerah
Wartawan Solok saat akan berangkat ke Jakarta untuk orientasi lapangan di Komdigi dan Dewan Pers. (Foto: Istimewa)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

solok Puluhan wartawan dari berbagai media di Kabupaten Solok melakukan Orientasi Lapangan (OL) ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Dewan Pers Republik Indonesia. Mereka berangkat dari Kompleks Islamic Center Koto Baru, Sumatera Barat, Minggu (9/11/2025).

Pelepasan rombongan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I, didampingi Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Solok, Safriwal, serta jajaran Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP). Turut hadir Ketua Forum Wartawan Solok, yang juga Dewan Penasehat PWI Kabupaten Solok, Riswan Jaya, S.H, bersama para pengurus organisasi pers lainnya.

Advertisement

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Candra menyampaikan salam hangat dari Bupati Solok, H. Jon Firman Pandu, yang berhalangan hadir karena tugas pemerintahan. Namun, semangat dan dukungan penuh dari pimpinan daerah itu tetap terasa kuat di tengah acara.

"Pers bukan hanya penyampai berita, tetapi juga penjaga nurani publik, pengawal demokrasi, dan jembatan antara pemerintah dan rakyat. Kami bangga, insan pers di Kabupaten Solok terus menunjukkan dedikasi dan keinginan kuat untuk belajar, memperluas wawasan, dan menjaga marwah profesi,” ungkap Wabup H. Candra.

H. Candra menekankan, di tengah derasnya arus informasi digital, wartawan dituntut bukan hanya cepat, tetapi juga akurat, beretika, dan berintegritas. Ia berharap kegiatan orientasi ini dapat memperkuat profesionalisme jurnalis daerah agar mampu bersaing di tingkat nasional.

Sementara itu, Kadis Kominfo Safriwal menjelaskan bahwa sebanyak 52 wartawan berangkat mengikuti kegiatan yang berlangsung dari 9 hingga 13 November 2025.

"Ini bukan sekadar perjalanan dinas, tetapi perjalanan pembelajaran. Wartawan yang berangkat adalah mereka yang selama ini aktif meliput dan berkontribusi dalam menyampaikan informasi pembangunan daerah kepada masyarakat,” ujar Safriwal.

Advertisement

Rombongan akan mengunjungi Kementerian Kominfo dan Dewan Pers, dua lembaga penting dalam tata kelola informasi dan kebijakan pers nasional. Di sana, peserta akan mendapat kesempatan berdialog langsung, memahami kebijakan media di era digital, serta memperdalam etika dan kode etik jurnalistik.

Kegiatan ini menjadi momentum berharga bagi kebangkitan pers daerah, di mana kolaborasi antara pemerintah dan insan media semakin kuat dan konstruktif.

Kami ingin wartawan Solok tidak hanya menjadi peliput, tetapi juga penggerak perubahan, yang memberitakan dengan hati dan berjuang melalui pena untuk kemajuan negeri,” tutup H. Candra. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Dioni Arvona
PenulisDioni ArvonaPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2025. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia