Rutan Banjarnegara Gelar Skrining TBC Bagi Warga Binaan
Sebanyak 148 warga binaan mengikuti pemeriksaan kesehatan yang melibatkan 11 tenaga medis gabungan dari Dinas Kesehatan, Puskesmas Banjarnegara.

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
BANJARNEGARA – Dalam upaya menjaga kesehatan warga binaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banjarnegara menggelar kegiatan skrining Tuberkulosis (TBC) menggunakan metode Active Case Finding (ACF) dengan Chest X-Ray (CXR) mulai Selasa (11/11/2025).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara, Puskesmas Banjarnegara 1, serta PT Cito Putra Utama selaku penyedia layanan rontgen keliling.
Pelaksana Harian Kepala Rutan Banjarnegara, Muhammad Azan Subehi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan Rutan terhadap program nasional eliminasi TBC.
“Pemeriksaan ini bertujuan memastikan seluruh warga binaan mendapatkan hak kesehatan yang sama. Kami berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik dan berupaya menekan potensi penularan penyakit sedini mungkin,” ujarnya.
Azan menambahkan, kegiatan skrining tidak hanya sekadar agenda rutin, melainkan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan bebas penyakit menular.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 148 warga binaan mengikuti pemeriksaan kesehatan yang melibatkan 11 tenaga medis gabungan dari Dinas Kesehatan, Puskesmas Banjarnegara 1, dan tim PT Cito Putra Utama yang mengoperasikan unit X-Ray keliling.
Dari hasil pemeriksaan, sembilan warga binaan teridentifikasi sebagai terduga TBC. Sampel dahak mereka langsung dikirim untuk menjalani Tes Cepat Molekuler (TCM) di Puskesmas Banjarnegara 1 guna memastikan hasil diagnosis lebih lanjut.
Melalui langkah ini, Rutan Banjarnegara berharap upaya pencegahan dan pengendalian TBC di lingkungan pemasyarakatan dapat berjalan lebih efektif, sejalan dengan target nasional menuju Indonesia bebas TBC. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


