Advertisement
Indonesia Positif

Dari Panen Mentah ke Produk Bernilai: UNMER Malang Berdayakan Pokmas Nila Sari di Kalipare

Warga Desa Kalipare kini mulai merasakan perubahan setelah Universitas Merdeka Malang mendampingi Kelompok Masyarakat Nila Sari mengembangkan produk abon ikan sekaligus memperkuat pemasaran digital.

TIMES Indonesia,
Dari Panen Mentah ke Produk Bernilai: UNMER Malang Berdayakan Pokmas Nila Sari di Kalipare
Tim Pengabdian UNMER Malang bersama Kelompok Masyarakat Nila Sari Desa Kalipare. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Warga Desa Kalipare kini mulai merasakan perubahan setelah Universitas Merdeka Malang mendampingi Kelompok Masyarakat Nila Sari mengembangkan produk abon ikan sekaligus memperkuat pemasaran digital. Program ini membantu warga yang semula hanya mengandalkan penjualan ikan mentah, beralih ke produk olahan bernilai lebih tinggi.

Selama ini hasil budidaya nila dan mujair di Kalipare dijual dalam bentuk segar dengan harga yang fluktuatif. Melihat potensi tersebut, tim pengabdian UNMER Malang yang dipimpin Muhammad Mahesa Ramadhan, S.T., M.T. menghadirkan pelatihan pembuatan abon ikan, pemasaran digital, hingga pengembangan teknologi tepat guna untuk produksi pakan. Langkah ini menjadi pembuka jalan bagi warga untuk membangun usaha yang lebih mandiri.

Advertisement

Tim-Pengabdian-UNMER.jpg

“Warga tidak hanya belajar teknik produksi, tetapi juga memperluas cara pandang mereka tentang usaha kecil yang bisa tumbuh lewat pemasaran digital,” ujar Mahesa. Melalui pendekatan partisipatif, peserta dilatih memilih bahan baku, mengolah bumbu, mengemas produk, hingga membuat konten foto dan promosi di Tokopedia serta WhatsApp Business.

Sebanyak 15 anggota Pokmas Nila Sari mengikuti pendampingan sejak September. Kini mereka mampu memproduksi abon ikan sendiri, menata pembukuan sederhana, dan berbagi tugas pemasaran secara kolektif. Perubahan ini mendorong lahirnya budaya kerja baru yang lebih kolaboratif dan percaya diri.

Abon-Ikan.jpg

UNMER Malang juga tengah menyelesaikan teknologi pencetak pelet berbahan bonggol jagung yang dapat menekan biaya produksi sekaligus mengurangi limbah. Inovasi ini memperkuat upaya pemberdayaan berkelanjutan yang sejalan dengan SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).

Advertisement

Program ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat yang didanai pada tahun 2025 melalui dukungan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Dukungan tersebut memungkinkan tim UNMER Malang melaksanakan pendampingan secara berkelanjutan dan menghadirkan inovasi teknologi tepat guna yang bermanfaat langsung bagi masyarakat Kalipare. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia