Pisah dari Kemenag, Kementerian Haji dan Umrah Cianjur Dipimpin Nakhoda Baru
Wamenhaj RI Dahnil Anzhar melantik pejabat Kanwil dan Kantor Kab/Kota Kementerian Haji dan Umrah se-Indonesia di Embarkasi Haji Bekasi. Rian Fauzi dilantik jadi Kepala Kantor Tipe B Cianjur dan berkomitmen tingkatkan layanan.

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
CIANJUR – Wakil Menteri Republik Indonesia Urusan Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzhar Simanjuntak, memimpin langsung pelantikan sejumlah pejabat Kantor Wilayah Provinsi dan Kantor Kabupaten/Kota Kementerian Haji dan Umrah se-Indonesia.
Acara penting ini dilangsungkan di Embarkasi Haji Bekasi, Provinsi Jawa Barat, mengukuhkan peresmian struktur kementerian baru yang berfokus pada pelayanan ibadah haji dan umrah.
Salah satu figur yang resmi dilantik dalam kegiatan yang digelar tersebut adalah Rian Fauzi, yang kini menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tipe B Kabupaten Cianjur.
Pelantikan tersebut bersifat hybrid, dengan sebagian peserta hadir secara fisik di Jakarta dan sisanya mengikuti melalui sambungan virtual. Rian Fauzi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Urusan Haji Kabupaten Cianjur, kini memimpin instansi yang telah berpisah dari Kementerian Agama.
Setelah prosesi pengucapan sumpah jabatan, Rian Fauzi menyatakan tekadnya untuk memberikan pelayanan terbaik. Ia menekankan bahwa pelayanannya diyakini akan semakin baik, terutama setelah kementerian tersebut resmi berdiri sendiri.
"Kami berkomitmen untuk terus bekerja dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi integritas dalam mewujudkan harapan masyarakat Kabupaten Cianjur," ujar Rian dalam keterangan yang diterima TIMES Indonesia, Senin (1/12/2025).
Lebih lanjut dalam menjalankan tugas barunya tersebut, Rian Fauzi menjelaskan bahwa Kementerian Haji dan Umrah akan memfokuskan kerja pada beberapa aspek krusial.
Program utama yang akan dijalankan meliputi sosialisasi dan konsolidasi, peningkatan layanan, manajemen kuota dan daftar tunggu jemaah, rekrutmen dan seleksi petugas, koordinasi infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM), serta pembinaan dan perlindungan jemaah.
Ia juga menyuarakan harapannya agar Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Cianjur tetap memberikan dukungan penuh, meskipun secara struktur kelembagaan kini sudah tidak lagi berada di bawah Kementerian Agama.
"Dengan terbentuknya Kementerian Haji, kami berharap pelayanan kepada jemaah dapat semakin maksimal," imbuhnya. Hal ini menunjukkan optimisme bahwa pemisahan kementerian akan membawa dampak positif terhadap efisiensi dan kualitas pelayanan haji dan umrah bagi warga Cianjur. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


