Advertisement
Indonesia Positif

Bapas Kelas II Ciangir Teken MOU Untuk Pelatihan Bagi Klien Pemasyarakatan

Upaya mendorong reintegrasi sosial klien pemasyarakatan kembali menunjukkan hasil nyata. Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Ciangir, Tangerang - Banten

TIMES Indonesia,
Bapas Kelas II Ciangir Teken MOU Untuk Pelatihan Bagi Klien Pemasyarakatan
Kepala Bapas kelas II Ciangir Ibu Anjar Seto usai tandatangani MOU pembekalan pelatihan bagi klien pemasyarakatan. (Foto: dok Bapas)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

TANGERANG Upaya mendorong reintegrasi sosial klien pemasyarakatan kembali menunjukkan hasil nyata. Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Ciangir, Tangerang - Banten, menggelar rangkaian kegiatan pembekalan komprehensif bagi Klien Pemasyarakatan. Yaitu:

  1. Sosialisasi Kewirausahaan dari Kemenaker RI.
  2. Penandatanganan PKS ( Perjanjian Kerja sama ) dengan Honda Ahass PT Wahana Makmur Sejati. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi tentang perbengkelan dan mekanik serta memberikan peluang kesempatan bekerja. 

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen kolaboratif berbagai pihak, yaitu pemerintah, swasta, dan komunitas dalam mendukung transformasi pemasyarakatan. Acara tersebut semakin istimewa dengan hadirnya Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Provinsi Banten, Ali Syach Banna. Direktur Penempatan Tenaga Kerja Khusus, dari Kementrian Ketenagakerjaan RI, Anggun shintana. Head TSD Honda, PT. Wahana Makmur Sejati, Beniqdus F Harmanto. Perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang, mitra swasta, dan Yayasan Anugerah Insan Residivis (YAIR). 

Advertisement

Acara dimulai dengan sambutan Kepala Bapas Ciangir Ibu Anjar Seto yang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, sebagai bentuk komitmen memberikan pembekalan terbaik agar klien mampu berdiri di atas kaki sendiri dan kembali diterima masyarakat. Kepala Bapas Kelas II Ciangir, Ibu Anjar Seto, juga mengajak seluruh Klien Pemasyarakatan untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai bekal keterampilan yang produktif di masa depan. 

Momentum kerja sama ditandai dengan penandatanganan PKS antara Bapas Ciangir, Pemerintah Kabupaten Tangerang, dan PT Wahana Makmur Sejati."Sinergi ini merupakan wujud nyata kepedulian kami untuk membuka selebar mungkin akses pekerjaan bagi klien pemasyarakatan. PKS ini menjadi dasar penguatan kegiatan pembinaan berorientasi vokasi, peningkatan skill, dan penciptaan peluang kerja. Upaya ini juga sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian dan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja", ujar Ibu Anjar Seto. 

Pembekalan semakin lengkap dengan materi kewirausahaan yang disampaikan oleh Margareta Manulu dari PT Wewo Kinarya Bangsa. Penyampaian materi menekankan pentingnya kreativitas, keberanian memulai usaha, serta kemampuan membaca peluang. Peserta diberikan wawasan mengenai manajemen usaha kecil, pengelolaan modal terbatas, hingga penggunaan platform digital dalam pemasaran. Sesi berlangsung interaktif dan menumbuhkan motivasi klien untuk mencoba membangun usaha mandiri. 

Sementara itu, perwakilan Pusat Pasar Kerja Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) turut memberikan sosialisasi terkait akses pasar kerja nasional. Peserta diperkenalkan pada platform layanan ketenagakerjaan, sistem informasi lowongan kerja, hingga pelatihan keterampilan berbasis kompetensi. 

Pihaknya akan memastikan seluruh pencari kerja, termasuk klien pemasyarakatan, dapat memanfaatkan fasilitas negara untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Kemnaker juga membuka peluang bagi klien untuk mengikuti pelatihan lanjutan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) serta memfasilitasi penempatan kerja sesuai minat dan kompetensi. 

Advertisement

Sebagai salah satu industri dengan kebutuhan tenaga kerja tinggi, sektor otomotif dibahas melalui pelatihan teknik dasar sepeda motor dan safety riding oleh PT Wahana Makmur Sejati. 
Dalam praktiknya, peserta diperkenalkan perawatan motor, pengenalan komponen utama, troubleshooting sederhana, hingga standar keselamatan berkendara. Pelatihan teknis ini membuka pintu peluang kerja, baik sebagai mekanik bengkel, teknisi mandiri, maupun tenaga operasional di industri otomotif. 

Kegiatan pembekalan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan kepercayaan diri dan harapan baru bagi para klien. Sehingga, klien diharapkan mampu memasuki dunia kerja atau menciptakan usaha sendiri, serta menjalani reintegrasi sosial dengan lebih siap dan percaya diri. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Robert Ardyan
PenulisRobert ArdyanPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2017. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia