Advertisement
Indonesia Positif

Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan Latih Event Organizer Agar Lebih Profesional

Pelatihan ini juga dirancang untuk membekali peserta dengan materi kompetensi yang telah diatur dalam Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), Bidang Jasa Impresariat dan Festival Seni.

TIMES Indonesia,
Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan Latih Event Organizer Agar Lebih Profesional
Para peserta pelatihan EO berfoto bersama Kadis Pariwisata, Asisten bidang Kesra, Setda Kabupaten Pasuruan Diano Vela Fery Santoso, S.Sos, M.A dan trainer. (Foto: Robert/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

PASURUAN Dalam industri yang terus berkembang, event organizer (EO) menjadi salah satu bidang yang menawarkan peluang besar, baik bagi para profesional maupun mereka yang ingin membangun bisnis sendiri. Di balik setiap acara yang sukses, terdapat kesempatan bagi EO untuk menggali kreativitas dan membuka jalan menuju kemandirian ekonomi.

Menyadari potensi tersebut, Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan bersama LPK Akademi Event Indonesia, menyelenggarakan program pelatihan event organizer, bertajuk "Pelatihan Jasa Impresariat dan Festival Seni. Untuk Subsektor Seni Pertunjukan, Seni Rupa dan Seni Musik". 

Advertisement

Program yang digelar selama tiga hari mulai tanggal 2-4 Desember di Hotel Royal Senyiur, Tretes-Prigen tersebut, bertujuan untuk mencetak EO profesional yang siap bersaing di industri kreatif dan memiliki peluang kerja yang luas.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan Agus Hari Wibawa, pelatihan jasa impresariat untuk Event Organizer (EO) bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai aspek perencanaan, manajerial, dan teknis dalam menyelenggarakan acara. Khususnya yang melibatkan artis atau pertunjukan seni. 

Pelatihan ini juga dirancang untuk membekali peserta dengan materi kompetensi yang telah diatur dalam Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), Bidang Jasa Impresariat dan Festival Seni. 

Hal tersebut dibuktikan dengan mendatangkan Asesor dan Profesional Trainer Badan Nasional Sertfikasi Profesi (BNSP) Cahyaning Kartika Devi, IR yang juga menjadi salah satu pengurus DPP IVENDO (Industri Event Indonesia). 

Pelatihan Management Event Organizer (EO) ini adalah program pelatihan yang dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi sebuah acara, baik skala kecil maupun besar.

Advertisement

"Pelatihan ini membekali peserta dengan pengetahuan tentang manajemen proyek, komunikasi, pemasaran acara, pengelolaan anggaran, serta keterampilan koordinasi hingga K3 terkait keselamatan dan problem solving yang dibutuhkan dalam dunia EO yang dinamis," urai Cahyaning Kartika Devi. 

Pentingnya pelatihan ini terletak pada meningkatnya permintaan terhadap penyelenggaraan acara yang profesional, terstruktur, dan mampu memberikan pengalaman berkesan bagi klien maupun peserta.

Dengan mengikuti pelatihan ini, para pelaku usaha, staf perusahaan, atau individu yang tertarik di bidang EO dapat meningkatkan kompetensinya, mengurangi risiko kegagalan acara, dan membangun reputasi yang baik dalam industri event organizing yang kompetitif. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Robert Ardyan
PenulisRobert ArdyanPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2017. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia