Advertisement
Indonesia Positif

Aksi Peduli Unesa untuk Aceh dan Sumatera: Beri Keringanan UKT hingga Pendampingan Psikologis

Bencana banjir yang melanda Aceh dan Sumatera menggerakkan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk turut

TIMES Indonesia,
Aksi Peduli Unesa untuk Aceh dan Sumatera: Beri Keringanan UKT hingga Pendampingan Psikologis
Pendamping psikologis yang dilakukan tim Unesa dilokasi bencana. (Foto: Humas Unesa for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

SURABAYA Bencana banjir yang melanda Aceh dan Sumatera menggerakkan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk turut segera bertindak. 

Sebagai perwujudan nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, kontribusi Unesa mencakup bantuan pendidikan berupa keringanan biaya kuliah hingga beasiswa, penerjunan relawan, pendampingan psikologis dan distribusi kebutuhan pokok. 

Advertisement

Rektor Unesa, Nurhasan, menekankan bahwa partisipasi dalam penanggulangan bencana adalah prioritas utama kampus dalam menangani isu sosial masyarakat.

“Saling membantu dan gerak cepat dalam penanggulangan bencana saat ini sangat dibutuhkan oleh para korban,” ujar Cak Hasan, sapaan akrabnya, Sabtu (6/11/2025).

Dalam serangkaian aksi sosialnya, Unesa sebagai lembaga pendidikan memberikan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga semester 8, bantuan living cost selama satu semester, serta fasilitas pembelajaran. 

Cak Hasan memastikan bahwa semua bantuan, termasuk keringanan biaya pendidikan ini, akan disalurkan secara merata dan transparan.

Selain dukungan pendidikan, Unesa juga meluncurkan serangkaian aksi sosial lainnya yang bertahap dan menyeluruh seperti, doa bersama dan lelang amal untuk para korban bencana Aceh dan Sumatera pada Senin, 8 Desember 2025. 

Advertisement

"Doa bersama tersebut menjadi momentum spiritual bagi seluruh civitas akademika Unesa untuk mendoakan keselamatan dan pemulihan masyarakat yang terdampak banjir," kata Cah Hasan. 

Sementara itu, lelang amal digelar sebagai bentuk aksi solidaritas untuk menggalang dana tambahan yang akan digunakan memenuhi kebutuhan para korban. 

Puncak dari aksi peduli ini, lanjut Cak Hasan, adalah penerjunan relawan pada 10 Desember 2025, yang akan dilakukan secara serentak dan merata di seluruh daerah terdampak banjir di Aceh dan Sumatera. 

"Relawan ini diproyeksikan untuk memberikan bantuan langsung serta pendampingan psikologis kepada korban, membantu mereka mengatasi trauma dan stres pasca-bencana," jelasnya. 

Tim relawan terdiri dari Satuan Mitigasi Crisis Center (SMCC) Unesa serta tim dosen dan mahasiswa dari Fakultas Psikologi (FPsi) dan Fakultas Kedokteran (FK), yang telah dilatih untuk menangani situasi krisis dengan pendekatan empati dan profesional, sehingga penanganan korban dapat berjalan tepat sasaran.

Bersamaan dengan kehadiran relawan, Unesa juga akan menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok yang siap pakai, seperti makanan, air minum, pakaian, dan perlengkapan sanitasi. Distribusi ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan mendesak korban di lokasi bencana, memastikan bantuan tiba tepat waktu.

"Kami juga berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi dampak bantuan ini, guna memastikan keberlanjutan pemulihan," pungkas Rektor Unesa. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Siti Nur Faizah
PenulisSiti Nur FaizahSarjana Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Jurnalis TIMES Indonesia di Surabaya sejak 2021. Aktif menulis di Pemerintahan, Politik, Hukum, Pendidikan, Seni, Budaya dan Isu Nasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia