LKA ke-20 Unisma Cetak Kader Militan Aswaja An-Nahdliyah
Universitas Islam Malang (Unisma) melalui Lembaga Pengkajian Islam dan Keaswajaan (LPIK) menggelar Latihan Kader Aswaja (LKA) ke-20 sebagai upaya mencetak kader militan Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MALANG – Universitas Islam Malang (Unisma) melalui Lembaga Pengkajian Islam dan Keaswajaan (LPIK) menggelar Latihan Kader Aswaja (LKA) ke-20 sebagai upaya mencetak kader militan Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, Jumat–Minggu, 19–21 Desember 2025, di Aswaja Center Bumi Aji, Kota Batu, Jawa Timur.
Imam Syafi’i, Ketua LPIK UNISMA Malang, mengatakan LKA merupakan program kaderisasi rutin tahunan yang kini telah memasuki angkatan ke-20.
Peserta direkrut dari fakultas yang ada di UNISMA kata Imam Syafi'i untuk disiapkan menjadi garda terdepan Aswaja di lingkungan kampus maupun masyarakat.
“Latihan Kader Aswaja ini kami laksanakan satu tahun sekali dan sekarang sudah masuk angkatan ke-20. Pesertanya kami rekrut dari seluruh fakultas di UNISMA dengan harapan menjadi kader militan Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” ujar Imam Syafi’i di sela kegiatan, Minggu (20/12/2025).
Menurutnya, kader yang dibentuk tidak hanya ditargetkan aktif selama masa studi, tetapi juga memiliki kepekaan dakwah ketika terjun ke masyarakat setelah lulus.
“Ketika masih mahasiswa, mereka menjadi garda terdepan Aswaja di internal UNISMA. Ketika lulus, mereka diharapkan mampu berdakwah di masyarakat, di tempat kerja, dan di ruang profesinya masing-masing,” katanya.
Imam Syafi’i menegaskan, LKA menjadi bagian dari strategi UNISMA untuk menjaga keberlanjutan nilai-nilai Aswaja di tengah tantangan sosial dan perubahan zaman.
"Kita ingin nilai-nilai Aswaja tersampaikan dengan baik sebagai ajaran agama yang menyejukkan," pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


