Advertisement
Indonesia Positif

Tiket Integrasi Watu Ulo-Papuma Rp12.500, Uji Coba Mulai 2 Januari 2026

Kebijakan integrasi tiket satu pintu untuk kawasan wisata Pantai Watu Ulo dan Tanjung Papuma yang diluncurkan Bupati Jember Muhammad Fawait, tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial.

TIMES Indonesia,
Tiket Integrasi Watu Ulo-Papuma Rp12.500, Uji Coba Mulai 2 Januari 2026
Kadisparbud Jember Bobby Arie Sandi. (Foto : M. Abdul Basid / TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JEMBER Kebijakan integrasi tiket satu pintu untuk kawasan wisata Pantai Watu Ulo dan Tanjung Papuma yang diluncurkan Bupati Jember Muhammad Fawait, tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember Bobby Arie Sandi, memberikan penjelasan terkait teknis dan tarif baru.

Advertisement

Bobby menyampaikan bahwa sebagai tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) yang telah disepakati ini sebagai dasar tahap selanjutnya, uji coba operasional akan resmi dimulai pada 2 Januari 2026 mendatang.

Saat ini, Pemkab Jember tengah mematangkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai landasan operasional.

PKS ini mencakup penyelarasan sistem teknologi, pembagian pendapatan (revenue sharing), hingga prosedur teknis di lapangan.

"Proses PKS ini adalah langkah krusial. Kami sedang mematangkan aspek teknis agar pada saat implementasi 2 Januari nanti, seluruh sistem sudah terkoneksi dengan baik dan siap melayani masyarakat," ujar Bobby saat dikonfirmasi awak media, Senin (22/12/2025).

Salah satu poin utama yang menjadi perhatian publik adalah penurunan harga tiket.

Advertisement

Dalam skema integrasi ini, tarif disepakati menjadi Rp12.500.

Penurunan harga ini bertujuan untuk meringankan beban biaya pengunjung sekaligus mendongkrak popularitas wisata ikonik Jember tersebut.

Bobby menambahkan bahwa pemberlakuan tarif dan sistem baru pada awal Januari nanti bersifat uji coba transisi.

"Implementasi ini akan berlangsung selama empat bulan sebagai masa transisi. Selama periode tersebut, tim teknis akan melakukan pemantauan ketat terhadap berbagai parameter keberhasilan," ungkapnya.

Proses evaluasi ini juga akan melihat kesiapan Satuan Pengawas (Satwas) di lapangan.

Hasil evaluasi selama empat bulan tersebut akan menjadi penentu untuk penyempurnaan sistem secara permanen di masa mendatang.

Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen bahwa meski harga tiket turun, kualitas layanan dan faktor keamanan tetap menjadi prioritas utama demi meningkatkan minat wisatawan berkunjung ke Watu Ulo dan Papuma. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M Abdul Basid
PenulisM Abdul BasidBergabung di TIMES Indonesia sejak 2023. Meliput berbagai topik daerah di Kabupaten Jember.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia