Advertisement
Indonesia Positif

Santri PEM Gondanglegi Raih Juara 1 Panahan se-Jawa Timur di ME Confest UMSIDA 2025

Siswa Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah (PEM) Gondanglegi berhasil meraih Juara 1 Lomba Panahan se-Jawa Timur dalam ajang ME Confest UMSIDA 2025.

TIMES Indonesia,
Santri PEM Gondanglegi Raih Juara 1 Panahan se-Jawa Timur di ME Confest UMSIDA 2025
Martono Pembina Olah Raga panah di PEM Gondanglegi Kabupaten Malang. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Siswa Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah (PEM) Gondanglegi berhasil meraih Juara 1 Lomba Panahan se-Jawa Timur dalam ajang ME Confest UMSIDA 2025. Prestasi ini menjadi bukti bahwa santri mampu berkiprah di tingkat regional bahkan dunia, sekaligus berkontribusi menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Martono, pelatih panahan sekaligus guru listrik di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang, menyampaikan harapannya agar capaian ini dapat menjadi pertimbangan beasiswa bagi santri yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi maupun dunia kerja.

Advertisement

“Prestasi ini diharapkan bisa menginspirasi adik-adik kelas dan teman-teman untuk terus mengembangkan olahraga sunnah,” tegas Martono.

PEM-Gondanglegi.jpg

Panahan sendiri diyakini mampu menyehatkan masyarakat dan semakin populer dengan tagline Memasyarakatkan Olahraga Panahan. Di SMK Mutu, olahraga ini bahkan dijadikan kegiatan ekstrakurikuler wajib.

Untuk mempertahankan prestasi, Martono menekankan pentingnya latihan rutin terprogram, latihan mandiri di rumah, tryout untuk menguji mental, serta dukungan publikasi dan perhatian dari berbagai pihak, terutama kepala sekolah.

Muhammad Nasrullah Rosyid, siswa jurusan DKV yang meraih juara, mengaku sangat bersyukur atas karunia Allah SWT.

Advertisement

PEM-Gondanglegi-juara.jpg

“Saya berterima kasih kepada Pak Martono sebagai pembina, kepada orang tua, serta Kepala SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. Semoga prestasi ini bisa mengharumkan nama baik sekolah dan Kabupaten Malang,” ujarnya.

Rosyid, pembina Pondok Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah, menambahkan rasa bangganya atas capaian santri. Menurutnya, prestasi ini menandakan bahwa santri mampu bersaing di level dunia.
Ia berharap para santri tetap rendah hati, mengedepankan akhlakul karimah, berbakti kepada orang tua, dan kelak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

I
PenulisIka Mardiana Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia