Advertisement
Indonesia Positif

Kepala SMP Islam Ngebruk Dorong Pengurus OSIS Terapkan Kepemimpinan Berbasis Nilai Islam

Kepala SMP Islam Ngebruk menekankan, bahwa pengurus OSIS merupakan representasi sekolah yang harus mampu menjadi contoh positif bagi siswa lainnya.

TIMES Indonesia,
Kepala SMP Islam Ngebruk Dorong Pengurus OSIS Terapkan Kepemimpinan Berbasis Nilai Islam
Kepala SMP Islam Ngebruk Much. Ismail Hamzah memberikan arahan kepada siswa saat upacara hari pertama masuk sekolah usai liburan, Senin (5/12/2025). (foto: SMP Islam Ngebruk)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Kepala SMP Islam Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Malang, Much. Ismail Hamzah, menekankan pentingnya keteladanan dan tanggung jawab bagi pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang baru dilantik. Ia meminta para pengurus OSIS menjalankan kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Rasulullah SAW dalam aktivitas organisasi maupun kehidupan sekolah sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan Ismail saat memberikan arahan kepada pengurus OSIS di lingkungan sekolah, Senin (5/1/2026). Menurutnya, pengurus OSIS merupakan representasi sekolah yang harus mampu menjadi contoh positif bagi siswa lainnya.

Advertisement

“Pengurus OSIS adalah duta sekolah. Mereka harus menjadi teladan, baik dalam sikap, ucapan, maupun perbuatan,” ujarnya.

Ismail mengingatkan agar para pengurus OSIS menerapkan empat prinsip kepemimpinan Rasulullah SAW, yakni siddiq (jujur), amanah (bertanggung jawab), tabligh (menyampaikan kebenaran), dan fathonah (cerdas).

Ia menekankan bahwa sikap jujur harus tercermin dalam setiap tugas yang dijalankan. “Jujur dalam hati, perkataan, dan perbuatan. Berani mengatakan yang benar meskipun itu tidak mudah,” katanya.

Selain itu, pengurus OSIS diminta menjalankan amanah dengan menyelesaikan setiap tugas secara tuntas. Menurut Ismail, tanggung jawab adalah kunci kepercayaan dalam kepemimpinan. Ia juga menyoroti pentingnya sikap tabligh, yakni menyampaikan kebenaran kepada sesama siswa, termasuk dalam menjaga aturan sekolah.

“Sebagai teladan, pengurus OSIS harus berani menyampaikan mana yang benar dan mana yang salah. Misalnya, mengingatkan teman-temannya agar tidak membawa sampah plastik ke sekolah adiwiyata,” tegasnya.

Advertisement

Prinsip terakhir yang ditekankan adalah fathonah atau kecerdasan. Ismail berharap pengurus OSIS mampu bekerja secara efektif dan efisien dalam menjalankan program kerja organisasi.

“Menjadi pengurus OSIS itu bukan hanya sibuk, tetapi harus cerdas dalam bekerja,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua OSIS SMP Islam Ngebruk, Sahrul Mubarok, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah tersebut. Ia berharap kepengurusan OSIS ke depan dapat berjalan lebih baik dan sesuai dengan arahan kepala sekolah.

“Kami ingin membawa OSIS menjadi lebih baik dan menerapkan kepemimpinan ala Rasulullah seperti yang disampaikan kepala sekolah,” ujarnya siswa kelas 8D ini. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

F
PenulisFarhan Atoillah (MG-289) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia