Advertisement
Indonesia Positif

Sekda Jember Minta BUMD Memanusiakan Manusia dan Jaga Kesejahteraan Karyawan

Penjabat (Pj) Sekertaris Daerah (Sekda) Jember Akhmad Helmi Luqman mengatakan bahwa pentingnya keberlanjutan kepemimpinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai motor utama perusahaan.

TIMES Indonesia,
Sekda Jember Minta BUMD Memanusiakan Manusia dan Jaga Kesejahteraan Karyawan
Sertijab Plt Direktur Umum Perumdam Tirta Pendhalungan Jember. (FOTO: M. Abdul Basid / TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JEMBER

Penjabat (Pj) Sekertaris Daerah (Sekda) Jember Akhmad Helmi Luqman mengatakan bahwa pentingnya keberlanjutan kepemimpinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai motor utama perusahaan.

Advertisement

Hal tersebut dia sampaikan saat memberikan pengarahan kepada sejumlah pimpinan Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember dan Perumdam Tirta Pendhalungan Jember, Selasa (6/1/2026).

Ia menyampaikan apresiasi kepada manajemen terdahulu atas kontribusi luar biasa yang telah membawa PDP Kahyangan menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan bagi Pemerintah Kabupaten Jember.​

"Kondisi perusahaan saat ini sudah mencapai tahap yang sangat sehat. Namun, ini bukanlah akhir, melainkan awal untuk mengawal kembali agar ada lompatan besar ke depan. Kami ingin generasi selanjutnya membawa perusahaan ini lebih baik lagi demi kesejahteraan masyarakat Jember, khususnya para karyawan," ujar Helmi.

Menanggapi masa transisi kepemimpinan, Helmi memberikan tantangan kepada manajemen baru untuk melakukan akselerasi dalam waktu tiga bulan.

Dia menekankan pentingnya ketepatan dalam pengambilan keputusan serta efisiensi anggaran.

Advertisement

"Tantangan kita adalah bagaimana melakukan tindakan yang cepat dan tepat. Jangan sampai pengeluaran lebih besar dari pendapatan. Saya minta rangkul semua rekan-rekan, anggap sebagai keluarga besar untuk bersinergi memajukan perusahaan," tegasnya.

Dia juga meminta pihak perusahaan untuk memegang prinsip memanusiakan manusia.

Helmi mengingatkan bahwa teknologi dan alat secanggih apa pun tidak akan berjalan tanpa penggerak manusia yang kompeten dan sejahtera.

"Peningkatan kompetensi terhadap karyawan harus terus dibekali keahlian baru dan ​kesejahteraan dengan fokus utama perusahaan adalah memastikan kesejahteraan karyawan-karyawati terjaga," imbuhnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M Abdul Basid
PenulisM Abdul BasidBergabung di TIMES Indonesia sejak 2023. Meliput berbagai topik daerah di Kabupaten Jember.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia