Advertisement
Indonesia Positif

Polresta Banyuwangi Panen Raya 126 Ton Jagung

Polresta Banyuwangi melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap program peningkatan produksi jagung nasional

TIMES Indonesia,
Polresta Banyuwangi Panen Raya 126 Ton Jagung
Foto bersama saat panen raya jagung serentak kuartal 1 tahun 2026 di Genteng. (FOTO: Polresta Banyuwangi For TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BANYUWANGI Polresta Banyuwangi melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap program peningkatan produksi jagung nasional dan penguatan ketahanan pangan.

Kegiatan ini dilaksanakan di lahan jagung seluas 14 hektare yang berada di aset Desa Genteng Wetan, Dusun Resomulyo, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, pada Kamis (8/1/2026).

Advertisement

Lahan jagung tersebut diproyeksikan menghasilkan sekitar 126 ton jagung varietas BISI-18. Hasil panen berupa jagung pipil kering dengan kadar air sekitar 25 persen, yang dikelola oleh Kelompok Tani Maju Jaya di bawah kepemimpinan Sugeng Suprayitno.

Mewakili Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., Kabag SDM Polresta Banyuwangi Kompol Ali Masduki, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini merupakan implementasi nyata peran Polri dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Polri terlibat aktif mulai dari penanaman hingga pendataan target lahan dan produksi. Untuk wilayah Polresta Banyuwangi, target penanaman jagung tahun 2025 telah tercapai 100 persen,” kata Kompol Ali Masduki.

Lebih lanjut disampaikan, Polresta Banyuwangi akan terus memperkuat koordinasi dengan Dinas Pertanian, Badan Pusat Statistik (BPS), serta Bulog, khususnya dalam pendataan dan penyerapan hasil panen jagung. 

“Evaluasi pelaksanaan program tahun 2025 akan menjadi dasar peningkatan pelaksanaan program di tahun 2026, termasuk mendorong penetapan harga standar jagung oleh Bulog agar petani tidak dirugikan,” tutur Kompol Ali Masduki.

Advertisement

Kegiatan panen raya ini dilanjutkan dengan Zoom Meeting nasional yang dipimpin langsung oleh Kapolri sebagai bentuk monitoring dan penguatan komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Melalui sinergi lintas sektor yang berkelanjutan, Polresta Banyuwangi berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah demi terwujudnya ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Anggara Cahya
PenulisAnggara CahyaPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2022. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia