Advertisement
Indonesia Positif

Polresta Pati Gelar Trauma Healing Korban Banjir Juwana

Polresta Pati melalui Bagian SDM menunjukkan kepedulian nyata terhadap korban bencana dengan menggelar

TIMES Indonesia,
Polresta Pati Gelar Trauma Healing Korban Banjir Juwana
Polresta Pati menggelar kegiatan trauma healing bagi masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. (Foto: Ezra Vandika/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

PATI Polresta Pati melalui Bagian SDM menunjukkan kepedulian nyata terhadap korban bencana dengan menggelar kegiatan trauma healing bagi masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. Kegiatan ini dipusatkan di Balai Desa Doropayung pada Jumat (16/1/2026) sore sebagai upaya memulihkan kondisi psikologis warga pascabencana.

Tim trauma healing dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polresta Pati, Kompol A. Tyas Widya Aryani. Fokus utama dari aksi kemanusiaan ini adalah menyasar warga di pengungsian, dengan perhatian khusus kepada anak-anak yang rentan mengalami tekanan mental atau kecemasan akibat bencana banjir yang melanda wilayah mereka.

Advertisement

Polresta-Pati-2.jpg

Kapolresta Pati melalui Kompol Tyas menegaskan bahwa peran Polri saat ini melampaui tugas pengamanan semata. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah pengungsi bertujuan memberikan dukungan emosional yang kuat agar masyarakat, terutama anak-anak, tidak terlarut dalam trauma yang mendalam dan dapat segera bangkit kembali.

Dalam pelaksanaannya, tim mengadakan sesi berbagi (sharing) dengan para pengungsi. Dialog langsung ini menjadi sarana penting bagi warga untuk mencurahkan keluh kesah mereka. Kompol Tyas meyakini bahwa dengan didengarkan, beban psikologis warga dapat berkurang karena mereka merasa mendapat dukungan penuh dan tidak sendirian dalam menghadapi musibah.

Keceriaan juga dihadirkan melalui berbagai permainan edukatif yang dirancang khusus untuk anak-anak. Pendekatan bermain ini dinilai sangat efektif untuk mengalihkan rasa takut dan cemas. Melalui ruang gerak untuk tertawa dan bermain, diharapkan memori buruk terkait banjir dapat perlahan hilang dari ingatan anak-anak tersebut.

Tidak hanya bantuan psikis, Polresta Pati juga menyalurkan bantuan logistik berupa 250 paket roti kepada para pengungsi. Meskipun sederhana, bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi harian dan menjadi simbol penyemangat bagi warga yang sedang bertahan di tengah keterbatasan.

Advertisement

Polresta-Pati-3.jpg

Kompol Tyas menambahkan bahwa aksi ini merupakan cerminan komitmen Polri yang humanis dan responsif. Ia menegaskan bahwa dalam setiap bencana, Polri akan selalu hadir untuk mengambil peran dalam pemulihan kemanusiaan, memastikan bahwa aspek kesejahteraan mental masyarakat tetap terjaga di samping aspek keamanan wilayah.

Kegiatan yang berlangsung hingga selesai tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Warga menyambut hangat kehadiran jajaran Polresta Pati dan menaruh harapan besar agar pendampingan psikologis seperti ini terus berlanjut hingga situasi lingkungan serta kondisi mental warga benar-benar pulih seperti sediakala. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ezra Vandika
PenulisEzra VandikaPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2025. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia