Advertisement
Indonesia Positif

Isra Mikraj di SMPN 3 Kebonagung Pacitan Tekankan Disiplin dan Karakter Siswa

SMPN 3 Kebonagung Pacitan menggelar Peringatan Isra Mi’raj sebagai ajang penguatan disiplin, karakter, dan nilai religius siswa. Acara khidmat berisi selawat, tausiyah, dan ajakan membiasakan salat sebagai fondasi akhlak baik.

TIMES Indonesia,
Isra Mikraj di SMPN 3 Kebonagung Pacitan Tekankan Disiplin dan Karakter Siswa
Penampilan Group Duror Firqotun Najiah SMPN 3 Kebonagung Pacitan Satu Atap pada Isra Mikraj. (Foto: Bubyk for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

PACITAN Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di SMPN 3 Kebonagung Pacitan Satu Atap, Jumat (16/1/2026), dimanfaatkan sekolah untuk menegaskan pentingnya disiplin, pembentukan karakter, dan penguatan nilai religius di kalangan siswa.

Kegiatan yang diikuti seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan itu berlangsung khidmat di halaman sekolah sejak pagi. Peringatan Isra Mi’raj tidak hanya diisi seremonial, tetapi juga diarahkan sebagai ruang refleksi bagi siswa dalam menghadapi tantangan kehidupan remaja dan dunia pendidikan.

Advertisement

Acara diawali dengan lantunan selawat dari Grup Duror Firqotun Najiah, grup hadrah kebanggaan sekolah. Di bawah komando Ilmah Hadi Setiawan, grup ini tampil rapi dan kompak. Prestasi mereka sebagai peraih juara PAI Fair 2025 menjadi bukti bahwa kegiatan keagamaan dapat berjalan seiring dengan capaian prestasi siswa.

Puncak acara diisi tausiyah oleh Ustaz Abdur Rozaq Arifin. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa Isra Mi’raj tidak cukup dipahami sebagai peristiwa sejarah, melainkan sebagai pelajaran tentang kedisiplinan dan kepatuhan melalui perintah salat lima waktu.

“Salat itu mendidik kejujuran, disiplin waktu, dan tanggung jawab. Jika siswa terbiasa menjaga salatnya, maka akhlak yang baik akan terbentuk dengan sendirinya,” ujarnya di hadapan para siswa.

Menurutnya, nilai-nilai dalam Isra Mi’raj sangat relevan dengan dunia pelajar, terutama dalam membangun etika belajar, sikap hormat kepada guru, serta hubungan yang sehat antar sesama teman.

Kepala SMPN 3 Kebonagung Satu Atap, Yayuk Sri Wahyuningsih, menyampaikan bahwa kegiatan hari besar Islam menjadi bagian penting dari pendidikan karakter di sekolah yang dipimpinnya.

Advertisement

“Kami ingin siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat. Pendidikan agama adalah bekal utama agar mereka tidak mudah goyah oleh pengaruh negatif lingkungan,” tegasnya.

Ia menambahkan, sekolah akan terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Yusuf Arifai
PenulisYusuf ArifaiMagister Ilmu Hukum (MH) Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Wartawan Madya Nomor 21969-Unitomo/Wdya/DP/X/2024/21/10/93, Editor Bahasa Arab dan Penulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2021.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia