Menuju Akreditasi Unggul 2026, Fakultas Hukum UWG Malang Bongkar Strategi Mutu Pendidikan Hukum
Fakultas Hukum Universitas Widya Gama (UWG) Malang kian memantapkan langkah strategisnya menuju Akreditasi Unggul.

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MALANG – Fakultas Hukum Universitas Widya Gama (UWG) Malang kian memantapkan langkah strategisnya menuju Akreditasi Unggul. Bertempat di lingkungan kampus UWG Malang, Jl. Borobudur No. 35, rapat akreditasi lanjutan digelar dengan melibatkan seluruh dosen dan tenaga kependidikan sebagai wujud komitmen kolektif dalam meningkatkan mutu dan daya saing institusi.
Rapat ini semakin berbobot dengan kehadiran narasumber dari Universitas Brawijaya, Dr. Alfons Zakaria, S.H., LL.M., yang memaparkan strategi kunci dalam mempersiapkan dan memperkuat dokumen akreditasi sesuai dengan Instrumen Akreditasi BAN-PT 2026. Paparan tersebut memberikan perspektif komprehensif mengenai standar mutu terbaru yang harus dipenuhi untuk meraih predikat tertinggi dalam akreditasi program studi.
Dekan Fakultas Hukum UWG Malang, Dr. Ibnu Subarkah, S.H., M.Hum., dalam arahannya menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, melainkan cerminan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi. Ia optimistis Fakultas Hukum UWG Malang memiliki modal akademik, sumber daya manusia, dan kinerja tridarma yang kuat untuk mencapai akreditasi Unggul. “Sinergi seluruh sivitas akademika menjadi kunci utama. Kehadiran pakar eksternal diharapkan mampu memperkuat strategi dan langkah konkret yang sedang kita susun,” tegasnya.

Sementara itu, Dr. Alfons Zakaria menekankan pentingnya pendekatan berbasis outcome, kepatuhan terhadap ketentuan hukum, serta mutu proses pembelajaran yang terukur dan berkelanjutan. Ia juga menyoroti bahwa salah satu klaster penilaian krusial dalam akreditasi Unggul adalah kejelasan visi keilmuan yang memiliki identitas akademik kuat dan khas. Menurutnya, diferensiasi keilmuan menjadi nilai tambah yang menentukan dalam penilaian BAN-PT.
Lebih lanjut, Dr. Alfons menggarisbawahi urgensi penerapan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) secara konsisten. Integrasi hasil penelitian ke dalam proses pembelajaran, penguatan budaya riset, serta penciptaan atmosfer akademik yang dinamis juga dinilai sebagai faktor strategis dalam mendukung pencapaian akreditasi Unggul.
Melalui rapat akreditasi lanjutan ini, Fakultas Hukum UWG Malang meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu tridarma perguruan tinggi secara berkelanjutan. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Fakultas Hukum UWG Malang sebagai fakultas hukum yang unggul, berdaya saing, dan adaptif terhadap tuntutan mutu pendidikan tinggi nasional maupun global. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

