Advertisement
Indonesia Positif

Luncurkan Buku “Mozaik Pendidikan dan Spiritualitas Nusantara”, Kepala MTsN 9 Jombang Ajak Guru Tak Takut Menulis

MTsN 9 Jombang kembali menorehkan prestasi di bidang literasi dengan meluncurkan buku berjudul “Mozaik Pendidikan dan Spiritualitas Nusantara: Catatan Kritis dari Ruang Kelas, Rumah, dan Masyarakat”, Sabtu (7/2/2026)

TIMES Indonesia,
Luncurkan Buku “Mozaik Pendidikan dan Spiritualitas Nusantara”, Kepala MTsN 9 Jombang Ajak Guru Tak Takut Menulis
Suasana peluncuran dan bedah buku Mozaik Pendidikan dan Spiritualitas Nusantara yang diikuti guru MTsN 9 Jombang sebagai upaya menguatkan budaya literasi pendidik.
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JOMBANG MTsN 9 Jombang kembali menorehkan prestasi di bidang literasi dengan meluncurkan buku berjudul “Mozaik Pendidikan dan Spiritualitas Nusantara: Catatan Kritis dari Ruang Kelas, Rumah, dan Masyarakat”, Sabtu (7/2/2026).

Peluncuran buku yang dirangkai dengan kegiatan bedah buku ini menjadi tonggak sejarah baru bagi madrasah dalam menguatkan budaya menulis di kalangan pendidik.

Advertisement

Buku tersebut merupakan karya kolektif yang digagas oleh Kepala MTsN 9 Jombang, Abdul Haris, bersama para guru inspiratif, yakni Nur Alawi Hudayana, Ahmad Yasin, Rodzin Afif, Dewi Masrifah, Muhammad Efendi, Luluk Habibah Triwijayanti, Muhammad Yazid, Lintang Nanda Hidayah, M. Luqman Hakim, Sulkan, dan Siti Mahmudah.

Pendidikan sebagai Pembentukan Manusia Seutuhnya

Buku Mozaik Pendidikan dan Spiritualitas Nusantara mengangkat gagasan mendalam bahwa pendidikan tidak pernah berdiri sendiri. Pendidikan, dalam perspektif para penulis, selalu berkelindan dengan nilai spiritual, tradisi keluarga, dinamika sosial, hingga tantangan global yang terus berkembang.

Struktur buku ini terbagi dalam empat bagian besar yang merepresentasikan wajah pendidikan Nusantara yang majemuk. Setiap bab menghadirkan potongan pengalaman reflektif dari ruang kelas, rumah, dan masyarakat, yang dirangkai menjadi satu kesatuan utuh tentang pentingnya pembentukan karakter manusia secara holistik, bukan semata-mata transfer ilmu pengetahuan.

Apresiasi Kemenag Jombang

Advertisement

Peluncuran buku ini mendapat apresiasi langsung dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, Dr. H. Muhajir, S.Pd., M.Ag. Ia menilai karya tersebut sebagai bukti konkret bahwa guru memiliki kompetensi yang melampaui peran formal sebagai pengajar di kelas.

“Lahirnya buku ini adalah bukti bahwa seorang guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar di kelas. Lebih dari itu, guru mampu menorehkan gagasan-gagasan inspiratif melalui karya tulis yang abadi,” ujar Muhajir dalam sambutannya.

Menurutnya, budaya menulis di kalangan guru harus terus didorong karena menjadi bagian penting dari pengembangan profesionalisme dan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.

workshop-mtsn-9-jomban.jpg

Motivasi Menulis: Jangan Takut Salah

Dalam prakatanya, Kepala MTsN 9 Jombang Abdul Haris menegaskan bahwa menulis merupakan bentuk perjuangan ideologis dan dedikasi seorang pendidik. Ia berharap buku ini menjadi pemantik lahirnya karya-karya literasi selanjutnya dari para guru.

“Saya memotivasi bapak dan ibu guru untuk tidak ragu memulai menulis. Jangan dipendam sendiri, biarkan ide itu lahir menjadi karya. Harapan saya, ini bukan karya yang terakhir, melainkan awal dari lahirnya buku-buku berikutnya,” tegasnya.

Senada dengan itu, Aang Fatihul Islam, CEO Pena Langit Publishing selaku penerbit buku, memberikan motivasi khusus bagi para penulis pemula agar tidak terjebak pada rasa takut melakukan kesalahan teknis.

“Untuk penulis pemula, jangan pernah takut kalau tulisan kita salah. Tulislah semua yang ada di otak, manfaatkan mood yang ada saat itu. Yang terpenting adalah memulai,” ungkap Aang.

Antusiasme Tinggi Peserta

Kegiatan bedah buku berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Seluruh guru MTsN 9 Jombang terlibat aktif dalam diskusi, menunjukkan tingginya minat literasi dan semangat refleksi di lingkungan madrasah.

Melalui peluncuran buku ini, MTsN 9 Jombang menegaskan posisinya sebagai lembaga pendidikan yang progresif, tidak hanya dalam pengembangan akademik, tetapi juga dalam membangun intelektualitas dan spiritualitas khas Nusantara melalui budaya literasi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia