Advertisement
Indonesia Positif

Lebih dari Sekadar Konten, Tim Media RU2 Perkuat Silaturahmi di Madrasah Media 1.0 MOKEL 2026

Di tengah riuhnya transformasi digital, pesantren tidak ingin sekadar menjadi penonton. Hal ini dibuktikan oleh Tim Media Yayasan Pendidikan Usmani yang turut ambil bagian dalam kegiatan Ramadhan yakni, Madrasah Media 1.0: MOKEL 2026.

TIMES Indonesia,
Lebih dari Sekadar Konten, Tim Media RU2 Perkuat Silaturahmi di Madrasah Media 1.0 MOKEL 2026
Tim MediaR U2. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Di tengah riuhnya transformasi digital, pesantren tidak ingin sekadar menjadi penonton. Hal ini dibuktikan oleh Tim Media Yayasan Pendidikan Usmani  Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 yang turut ambil bagian dalam kegiatan Ramadhan yakni, Madrasah Media 1.0: MOKEL 2026.

Acara yang mengusung tema "Mengoptimalkan Konten Pesantren di Era Digital" ini digelar di Universitas Modern Al-Rifai’e Indonesia (UMAIN), Malang, Sabtu (21/02/2026).

Advertisement

Belajar Langsung dari Praktisi Media Pondok Jatim

Bukan sekadar teori, para peserta diajak menyelami dapur kreatif media pesantren. Di bawah koordinasi langsung Ketua Regional MPJ (Media Pondok Jatim), Firnanda Ulil, suasana belajar terasa hidup dan interaktif. Tim Media Yayasan Pendidikan Usmani berkesempatan mengasah skill teknis yang sangat relevan saat ini:

Fotografi: Menangkap esensi kehidupan santri lewat lensa.

Desain Canva: Menciptakan visual dakwah yang estetik dan informatif.

Editing CapCut (Basic): Meramu video pendek yang menarik untuk audiens milenial dan Gen Z.

Advertisement

mokel.jpg

Hangatnya Kebersamaan

Berbagi Takjil dan Bukber. Sesuai dengan tajuknya, MOKEL (Momen Kreatif & Edukasi Literasi), acara ini tidak hanya soal teknis editing. Esensi sesungguhnya ada pada penguatan ikatan antarsantri media se-Jawa Timur. Kegiatan ini ditutup dengan Buka Bersama (Bukber) yang penuh kehangatan. Canda tawa di meja makan menjadi simbol bahwa di era digital yang serba cepat, silaturahmi tatap muka tetap menjadi fondasi utama dalam berdakwah.

"Konten pesantren harus punya ruh. Melalui acara ini, kami belajar bagaimana mengemas nilai-nilai luhur pesantren menjadi konten yang fresh tanpa kehilangan jati diri," ujar salah satu anggota Tim Media Yayasan Pendidikan Usmani.

Mengapa Ini Penting?

Kehadiran Tim Media Yayasan Pendidikan Usmani yang di Komandoi oleh Ustadz Sihabudin Mz, dalam acara ini menegaskan komitmen lembaga untuk terus beradaptasi. Dengan menguasai media digital, pesan-pesan kebaikan dari pesantren dapat menjangkau audiens yang lebih luas, menembus batas-batas dinding asrama.

Turut hadir juga Tim Media yang lain antara lain Alfin fadil dan Rafi Hamdan selaku anggota Tim Media Yayasan Pendidikan Usmani. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M
PenulisMuhammad Ridwan Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia