Advertisement
Indonesia Positif

Pondok Ramadan SMA Islam An-Nuuru Tirtoyudo: Menumbuhkan Cinta Ilmu dan Etos Kerja Islami

SMA Islam An-Nuuru Tirtoyudo, Malang menggelar Pondok Ramadan, Senin (23/2/2026). Kegiatan ini sebagai bagian dari program penguatan keagamaan dan pembentukan karakter peserta didik.

TIMES Indonesia,
Pondok Ramadan SMA Islam An-Nuuru Tirtoyudo: Menumbuhkan Cinta Ilmu dan Etos Kerja Islami
(FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG SMA Islam An-Nuuru Tirtoyudo, Malang menggelar Pondok Ramadan, Senin (23/2/2026). Kegiatan ini sebagai bagian dari program penguatan keagamaan dan pembentukan karakter peserta didik. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik SMA Islam An-Nuuru Tirtoyudo dengan tujuan menumbuhkan spiritualitas, kecintaan terhadap ilmu, serta etos kerja Islami.

Kegiatan diawali dengan tadarus Al Quran bersama, sebagai bentuk pembiasaan ibadah dan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT sebelum memasuki sesi materi utama. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan mewarnai pembukaan kegiatan Pondok Ramadan tersebut.

Advertisement

Pemateri pada kegiatan ini adalah Gus Zainul Arifin Ahmad, B.Sc., MA., yang menyampaikan materi PAIS Pondok Ramadan dengan tema “Cinta Ilmu ” dengan judul kajian “Meningkatkan Kualitas Diri: Langkah Kecil untuk Perubahan Besar.”

Dalam pemaparannya, Gus Zainul menekankan pentingnya menumbuhkan cinta terhadap ilmu sebagai fondasi utama dalam membangun kualitas diri. Ia mengajak para siswa untuk memulai perubahan dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, seperti memperbaiki niat belajar, meningkatkan kedisiplinan, serta menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menambahkan pesan motivatif tentang pentingnya kerja keras dan kesungguhan dalam meraih kesuksesan.

“Jadi seseorang itu harus mau capek dan mau jadi orang yang betah bekerja keras. Karena kesuksesan tidak ada yang digapai dengan kemudahan, tidak cukup hanya scroll TikTok, rebahan, dan manja-manjaan saja,” tegas Gus Zainul.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa di dunia kerja, yang dibutuhkan bukan hanya kepintaran semata, tetapi juga kemampuan bertahan di bawah tekanan, ketahanan mental, serta kedisiplinan dalam bekerja. Menurutnya, orang yang disiplin, tahan banting, dan betah capek justru lebih siap menghadapi realitas kehidupan dan profesionalisme di masa depan.

Advertisement

Melalui kegiatan Pondok Ramadan ini, diharapkan peserta didik SMA Islam An-Nuuru Tirtoyudo, Malang semakin termotivasi untuk mencintai ilmu, meningkatkan kualitas diri, serta memiliki mental tangguh, disiplin, dan berakhlak mulia dalam menghadapi tantangan akademik maupun dunia kerja. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia