Advertisement
Indonesia Positif

Dongkrak UMKM Naik Kelas, Bupati Banyuwangi Kembali Salurkan Program Wenak

Komitmen Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan terus dibuktikan.

TIMES Indonesia,
Dongkrak UMKM Naik Kelas, Bupati Banyuwangi Kembali Salurkan Program Wenak
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani salurkan program Wenak di Kecamatan Wongsorejo. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BANYUWANGI Komitmen Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan terus dibuktikan. 

‎Kali ini, Orang nomor satu di Bumi Blambangan kembali menyalurkan program Warung Naik Kelas (Wenak) a kepada Saimah (57), warga Dusun Alasmalang, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Senin (23/2/2026). 

Advertisement

‎Saimah sudah sekitar dua tahun berjualan makanan ringan rumahan. Dia memproduksi berbagai camilan seperti marning jagung, keripik pisang, kacang pletek, hingga ladrang.

‎Ipuk mengatakan program ini dibuat agar usaha kecil bisa naik kelas dan lebih kuat. Menurutnya, banyak warung rakyat yang sebenarnya punya potensi berkembang. Seperti usaha Saimah.

‎"Karena itu kita dorong melalui program Wenak. Mudah-mudahan dengan bantuan alat usaha ini, usahanya semakin lancar dan bisa semakin berkembang," kata Ipuk.

‎Setiap penerima juga mendapatkan bantuan modal usaha senilai Rp1 juta. Dana itu bisa dipakai meng-upgrade peralatan, menambah stok dagangan, atau memperbaiki usaha yang sudah berjalan. Selain bantuan modal, penerima juga difasilitasi untuk memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

‎"Program WeNak memang ditujukan bagi usaha mikro yang berasal dari keluarga kurang mampu. Data penerima diusulkan oleh desa atau kelurahan, lalu diverifikasi oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan," tambahnya. 

Advertisement

‎Saimah mengaku bersyukur mendapatkan bantuan tersebut. Dia berharap usahanya bisa semakin lancar dan membantu perekonomian keluarga.

‎"Alhamdulillah. Kebetulan ada perlatan memasak saya yang mulai rusak. Dengan bantuan ini, saya tidak perlu membeli lagi peralatan yang rusak," ungkap Saimah.

‎Sebagai informasi, sejak diluncurkan pada 2021 hingga 2025, program Wenaknsudah menyasar sekitar 1.559 warung rakyat. Bantuan diberikan kepada pelaku usaha kecil agar usahanya bisa berkembang.

‎Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi Nanin Oktaviantie menambahkan, penerima bantuan program Wenak merupakan orang-orang yang berbeda tiap tahunnya.

‎"Program Wenak ini juga mendapatkan dukungan dari banyak pihak. Ada sejumlah perusahaan yang menyalurkan CSR-nya untuk Wenak," kata Nanin. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Syamsul Arifin
PenulisSyamsul ArifinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2016. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia