Pemkot Malang Siapkan 120 Kuota Mudik Gratis 2026, Gandeng Swasta Ditengah Efisiensi Anggaran
Pemkot Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kembali membuka program mudik gratis pada momentum Idulfitri 2026. Tahun ini, sedikitnya 120 kursi disiapkan bagi warga yang ingin pulang ke kampung halaman.

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MALANG – Pemkot Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kembali membuka program mudik gratis pada momentum Idulfitri 2026. Tahun ini, sedikitnya 120 kursi disiapkan bagi warga yang ingin pulang ke kampung halaman.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan, sementara tersedia tiga unit bus untuk melayani pemudik. Setiap armada memiliki kapasitas 40 penumpang.
“Untuk sementara kami siapkan tiga unit bus,” ujar Widjaja, Rabu (25/2/2026).
Dengan tiga armada tersebut, total kuota yang tersedia mencapai 120 orang. Namun, jumlah itu masih berpeluang bertambah apabila ada tambahan dukungan dari pihak ketiga.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan mudik gratis kali ini tidak menggunakan anggaran APBD. Dishub mengandalkan skema kolaborasi dengan sejumlah pihak, seperti perusahaan otobus (PO), Bank Jatim, serta beberapa perguruan tinggi di Kota Malang.
“Dari sisi anggaran APBD memang tidak ada. Karena itu kami menggandeng pihak swasta dan perguruan tinggi untuk tetap bisa memberikan layanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Adapun rute yang disiapkan mengacu pada evaluasi pelaksanaan tahun lalu. Jalur dengan permintaan tertinggi berada di wilayah Madura serta rute menuju Trenggalek dan Pacitan.
“Permintaan terbanyak tahun lalu ke arah Madura, kemudian Trenggalek dan Pacitan,” ungkapnya.
Program ini diperuntukkan bagi warga ber-KTP Kota Malang. Calon pemudik dapat mendaftar secara daring maupun langsung datang ke kantor Dishub dengan menunjukkan identitas diri dan memilih rute tujuan.
Rencananya, keberangkatan dijadwalkan pada 17 Maret 2026, menyesuaikan jadwal mudik gratis dari Pemerintah Kabupaten Malang.
Melalui program tersebut, Pemkot Malang berharap dapat membantu meringankan beban biaya transportasi warga sekaligus menekan penggunaan kendaraan pribadi saat arus mudik Lebaran.
“Kami berharap mudik gratis ini bisa mengurangi kemacetan dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat saat Lebaran,” pungkasnya.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

