Advertisement
Indonesia Positif

Perkuat Pemahaman dan Praktik Ibadah Siswa, MTsN 9 Jombang Laksanakan Kajian Kitab Fikih Salat

MTsN 9 Jombang menyelenggarakan kajian kitab fikih yang secara khusus membahas tata cara dan hukum sholat selama Ramadan. Kegiatan ini dilaksanakan di masjid dan halaman madrasah, serta diikuti seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX.

TIMES Indonesia,
Perkuat Pemahaman dan Praktik Ibadah Siswa,  MTsN 9 Jombang Laksanakan Kajian Kitab Fikih Salat
Siswa MTsN 9 Jombang sedang mengikuti kajian bulan Ramadan. (Foto : Lintang Nanda for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

Jombang MTsN 9 Jombang menyelenggarakan kajian kitab fikih yang secara khusus membahas tata cara dan hukum sholat selama Ramadan. Kegiatan ini dilaksanakan di masjid dan halaman madrasah, serta diikuti seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX.

Kajian dilaksanakan setelah rangkaian pembiasaan ibadah pagi, yakni salat Dhuha berjamaah dan pembacaan tartil Al-Qur’an melalui program One Day Four Pages. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan karakter religius siswa selama bulan suci.

Advertisement

Pembelajaran Fikih Secara Klasikal-Interaktif

Kajian kitab yang telah berlangsung sejak awal Ramadan ini disampaikan oleh guru Fikih MTsN 9 Jombang, M. Effendi, dengan metode klasikal yang dipadukan pendekatan interaktif. Materi yang dibahas meliputi hukum dan tata cara sholat wajib, persoalan makmum masbuk, hingga kesalahan-kesalahan dalam gerakan sholat.

Dalam penyampaiannya, M. Effendi menegaskan bahwa pemahaman dalil menjadi aspek penting dalam beribadah.

“Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperbaiki kualitas sholat. Melalui kajian kitab fikih ini, siswa tidak hanya tahu bagaimana cara sholat, tetapi juga mengerti mengapa tata caranya demikian,” ujarnya di hadapan para peserta.

Sebanyak kurang lebih 783 siswa mengikuti kajian ini dengan tertib dan antusias. Pada sesi diskusi, siswa diberi kesempatan mengajukan pertanyaan seputar praktik sholat berjamaah hingga tata cara mengganti rakaat yang tertinggal.

Praktik Langsung Perkuat Pemahaman

Untuk memperdalam materi, beberapa siswa diminta mempraktikkan gerakan sholat di depan peserta lainnya. Gerakan tersebut kemudian dievaluasi bersama guna memastikan kesesuaian dengan tuntunan fikih.

Advertisement

Metode praktik langsung ini dinilai efektif dalam memperkuat pemahaman sekaligus membangun rasa percaya diri siswa dalam menjalankan ibadah secara benar.

Penguatan Karakter Religius

Kepala MTsN 9 Jombang, Abdul Haris, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kajian kitab fikih selama Ramadan merupakan bagian penting dari pembentukan karakter religius siswa.

“Program kajian kitab selama Ramadan ini merupakan bagian dari penguatan karakter religius siswa. Kami berharap pemahaman fikih yang baik akan membentuk kebiasaan ibadah yang lebih disiplin dan sesuai tuntunan syariat,” tuturnya.

Menurutnya, pembelajaran berbasis kitab klasik yang disampaikan secara kontekstual menjadi ciri khas madrasah dalam menjaga tradisi keilmuan Islam sekaligus menjawab kebutuhan generasi muda di era modern.

Melalui pendekatan klasikal-interaktif ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmu fikih dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia