Advertisement
Indonesia Positif

Pantau Stok Lebaran, Sonny T. Danaparamita Apresiasi Surplus Beras di Bulog Banyuwangi

Sonny T. Danaparamita, melakukan kunjungan pengawasan ke Gudang Bulog Genteng, Banyuwangi, guna memastikan kesiapan ketersediaan beras menjelang Hari Raya Idul Fitri

TIMES Indonesia,
Pantau Stok Lebaran, Sonny T. Danaparamita Apresiasi Surplus Beras di Bulog Banyuwangi
Anggota Komisi IV DPR RI Sonny T. Danaparamita saat kunjungan pengawasan ke Gudang Bulog Genteng, Banyuwangi (Foto: Istimewa)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JAKARTA Anggota Komisi IV DPR RI dari Dapil Jawa Timur III (Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso), Sonny T. Danaparamita, melakukan kunjungan pengawasan ke Gudang Bulog Genteng, Banyuwangi, guna memastikan kesiapan ketersediaan beras menjelang Hari Raya Idul Fitri serta memantau Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahun 2026.

​Dalam kunjungan tersebut, Sonny diterima langsung oleh Pimpinan Cabang Bulog Kabupaten Banyuwangi, Dwiana, serta Kepala Gudang KP Genteng, Agam. Selain melakukan diskusi teknis, politisi yang berlatarbelakang aktivis itu juga meninjau langsung kualitas beras hasil serapan petani lokal yang tersimpan di gudang.

Advertisement

​Berdasarkan laporan dari pihak Bulog, ketersediaan beras di Kabupaten Banyuwangi saat ini berada pada level yang sangat memadai. Status surplus ini bahkan memungkinkan Bulog Banyuwangi untuk mendistribusikan stok beras mereka guna memenuhi kebutuhan pangan di luar Pulau Jawa melalui penugasan khusus.

​Merespons kondisi tersebut, Sonny memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja tim Bulog Banyuwangi. Ia bahkan menyarankan agar pihak Bulog segera mengusulkan penambahan kapasitas gudang, baik di lokasi unit yang sudah ada maupun di titik strategis lainnya.

​"Kinerja positif ini harus terus dijaga, terutama dalam menjaga stabilitas harga dan mempersiapkan serapan gabah petani pada musim panen mendatang," ujar Sonny.

Bulog-Banyuwangi-a.jpg

​Meski harga beras di Banyuwangi dan Jawa Timur tergolong stabil, Sonny mengingatkan agar pemerintah tidak lengah. Ia menyoroti adanya lonjakan harga di beberapa wilayah lain di Indonesia sebagai sinyal adanya hambatan pada aspek distribusi dan intervensi pasar.

Advertisement

Dalam kesempatan ini, Wakil rakyat asal Daerah Pemilihan III Jawa Timur (Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso) yang sudah dua periode diberi amanat oleh rakyat untuk duduk di DPR RI itu menyampaikan beberapa poin penting terkait dengan kebijakan nasional.

Pertama, Aspek Keadilan. Ketimpangan harga antarwilayah menunjukkan bahwa keadilan pangan belum merata secara nasional.

Kedua, Tata Kelola. Sonny memandang perlunya perbaikan menyeluruh pada sistem distribusi beras nasional.

Ketiga, Sonny juga meminta pemerintah untuk tidak bersikap gegabah dalam memutuskan kebijakan terkait persoalan Impor. Sonny menegaskan agar pemerintah tidak terburu-buru (bersikap gegabah) mengambil opsi impor.

​"Jangan sampai mengambil solusi dengan gegabah, misalnya dengan melakukan impor beras. Padahal stok beras nasional kita sangat luar biasa. Tata kelola ini yang harus benar-benar diperhatikan," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Sholihin Nur
PenulisSholihin NurBergabung di TIMES Indonesia sejak Juni 2015. Memiliki minat khusus dalam peliputan berita Pemerintahan, Pendidikan, Olahraga, Teknologi, Seni Budaya dan Lifestyle
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia