Jelang Lebaran, PUPR Kota Kediri Gelar Pengaspalan Jalan Hasanudin Hingga Imam Bonjol
Pemkot Kediri melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Kota Kediri prasarana yang baik bagi masyarakat khususnya pengguna jalan raya yang melakukan mudik.

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
KEDIRI – Dalam rangka menghadapi Lebaran tahun 2026, Pemkot Kediri melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Kota Kediri prasarana yang baik bagi masyarakat khususnya pengguna jalan raya yang melakukan mudik.
Kepala Dinas PUPR Kota Kediri Endang Kartika Sari melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Kota Kediri dijabat oleh I Made Dwi Permana menyampaikan, pekerjaan pengaspalan peningkatan jalan Imam Bonjol sepanjang 800 meter ini dilaksanakan untuk kelancaran dan keselamatan lalu lintas pengguna jalan raya.
"Dikarenakan, jalan Imam Bonjol ini merupakan akses jalan utama di Kota Kediri. Peningkatan jalan ini yang ditargetkan selesai hingga 14 Maret 2026," jelas Made, Selasa (10/3/2026).
Saat ditemui di lokasi Sunarto selaku Jabatan Fungsional Ahli Muda Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Kediri menyampaikan pekerjaan peningkatan jalan seharusnya sudah dikerjakan akhir bulan kemarin.
"Dikarenakan ada kegagalan dalam pengadaan barang dan jasa akhirnya dilakukan di awal tahun 2026," ucapnya.
Dijelaskan Sunarto bahwa pekerjaan peningkatan jalan dimulai dari Jalan Hasanudin sampai Jalan Imam Bonjol melanjutkan yang kemarin.
Proyek peningkatan jalan tersebut saat ini sedang dalam tahap uji coba (trial) untuk menentukan jumlah lintasan (passing/lap) yang paling efektif dan efisien guna mencapai kepadatan yang diinginkan.
"Pekerjaan peningkatan jalan merupakan tahap uji coba pemadatan (Trial Compaction) dengan membandingkan efektivitas antara 16, 18, dan 20 lintasan untuk menentukan standar operasional prosedur (SOP) pemadatan yang paling tepat," ungkapnya. (Adv)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

