Advertisement
Indonesia Positif

Sambut Kartini, DWP Polbangtan Malang Perkuat Peran Perempuan Dukung ASN

Dalam sambutannya, Ketua DWP menekankan pentingnya peran istri dalam memberikan dukungan moral dan motivasi kepada suami, serta mengajak seluruh anggota untuk meneladani semangat perjuangan Kartini di era modern.

TIMES Indonesia,
Sambut Kartini, DWP Polbangtan Malang Perkuat Peran Perempuan Dukung ASN
Pertemuan DWP Polbangtan Malang, Senin (6/4/2026). (Foto: Polbangtan Malang for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Dalam menyambut Hari Kartini, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang menggelar pertemuan rutin pada Senin, 6 Maret 2026, bertempat di Ruang Sekretariat DWP. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bagian Umum Polbangtan Malang, Hari Sudarto, dan dibuka langsung oleh Ketua DWP Polbangtan Malang, Denny Setya Budhi Udrayana.

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat peran anggota DWP dalam mendukung tugas dan pengabdian suami sebagai ASN, sekaligus berkontribusi dalam menyukseskan program Kementerian Pertanian.

Advertisement

Dalam sambutannya, Ketua DWP menekankan pentingnya peran istri dalam memberikan dukungan moral dan motivasi kepada suami, serta mengajak seluruh anggota untuk meneladani semangat perjuangan Kartini di era modern.

DWP Polbangtan Malang

Sementara itu, Kepala Bagian Umum Polbangtan Malang, Hari Sudarto, menyampaikan bahwa dukungan keluarga memiliki peran penting dalam menjaga kinerja dan profesionalisme ASN di tengah berbagai dinamika saat ini.

“Peran ibu-ibu Dharma Wanita sangat strategis dalam memberikan semangat dan stabilitas bagi suami dalam menjalankan tugasnya. Terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan dinamika global, dukungan keluarga menjadi kunci agar kinerja tetap optimal,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa penerapan kebijakan kerja seperti Work From Home (WFH) satu hari dalam seminggu perlu disikapi secara positif sebagai bentuk adaptasi, sekaligus menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga. (*) 

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rochmat Shobirin
PenulisRochmat ShobirinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia