Pendekatan Humanis Polresta Banyuwangi Tuai Apresiasi Saat Urai Macet Arus Balik
Pendekatan humanis Polresta Banyuwangi saat mengurai macet arus balik di Ketapang mendapat apresiasi luas dari para pengemudi.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
BANYUWANGI – Pendekatan humanis yang dilakukan jajaran Polresta Banyuwangi dalam mengurai kemacetan arus balik Lebaran menuju Pelabuhan ASDP Ketapang menuai apresiasi dari berbagai kalangan.
Selain menerapkan rekayasa lalu lintas yang dinilai efektif di jalur nasional Situbondo–Banyuwangi, petugas di lapangan juga mengedepankan pendekatan persuasif untuk menjaga kondisi psikologis para pengendara tetap tenang.
Berbagai aksi kemanusiaan dilakukan selama kemacetan berlangsung. Mulai dari membantu mengganti ban kendaraan, mendorong mobil mogok, hingga membagikan makanan dan minuman kepada para sopir yang kelelahan akibat antrean panjang.
Petugas juga sigap membuka jalur darurat untuk ambulans, mengantar pemudik yang tertinggal kendaraan, hingga mengawal pasien hamil agar segera mendapatkan penanganan medis.
Koordinator Asosiasi Sopir Logistik Indonesia (ASLI), Slamet Barokah, menyebut kinerja kepolisian patut diapresiasi. Menurutnya, selama lebih dari 16 hari pengaturan dilakukan, ribuan kendaraan dapat melintas dengan aman tanpa kecelakaan.
“Ini menunjukkan kerja keras luar biasa dari petugas di lapangan,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Ketua Gerakan Aliansi Pengemudi Indonesia Bersatu (GAPIBER), Darmawan, yang menilai langkah cepat dan konsisten aparat mampu mengurai kemacetan secara bertahap.
Di lapangan, aksi sosial juga dilakukan anggota Satlantas dengan membagikan nasi bungkus dan air mineral di kantong parkir Pelabuhan Bulusan. Bantuan ini dirasakan langsung oleh para sopir.
Eko Priyono, pengemudi asal Pasuruan, mengaku terbantu dengan perhatian tersebut. “Di tengah macet yang melelahkan, perhatian seperti ini sangat berarti,” katanya.
Apresiasi juga datang dari Putu Ariawan, yang menilai kemacetan yang sebelumnya disebut “horor” kini mulai terurai berkat kerja keras petugas.
Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Rofiq Ripto Himawan menegaskan pihaknya tetap menyiagakan personel untuk memastikan pelayanan maksimal bagi para pengendara.
“Kami terus mendampingi para pengemudi agar mereka merasa aman dan terlayani,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan serta berterima kasih atas kesabaran pengguna jalan selama proses penguraian arus balik.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


