SD Mumtas Raih Juara Umum dalam Piala Wawali Kota Malang 2026
Delapan siswa dari SD Muhammadiyah 3 Assalaam Kota Malang (SD Mumtas Kota Malang) berhasil meraih penghargaan juara umum dalam Grand Event Piala Wakil Wali Kota Malang 2026.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MALANG – Delapan siswa dari SD Muhammadiyah 3 Assalaam Kota Malang (SD Mumtas Kota Malang) berhasil meraih penghargaan juara umum dalam Grand Event Piala Wakil Wali Kota Malang 2026.
Ajang kompetisi tingkat SD/MI se-Malang Raya tersebut digelar oleh SMP Muhammadiyah 2 Kota Malang pada Minggu, (5/4/2026) di PP At-Tanwir. Kegiatan ini juga dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin.
Keberhasilan SD Mumtas tidak datang secara instan. Kontingen sekolah ini berhasil mengumpulkan poin tertinggi dari berbagai cabang lomba, mulai dari bidang bahasa, seni, hingga keagamaan.
Sejumlah nama siswa yang menang diantaranya Adena Wafah Putri Mukminin meraih juara pertama lomba menulis dongeng bahasa Jawa. Di cabang muhadharah, Anelia Avara Rizqillah juga berhasil menyabet posisi pertama. Sementara itu, Nadia Azzahra Basvi sebagai juara pertama poster Islami.

Prestasi juga datang dari cabang lainnya. Megumi Syakira Ai meraih juara kedua story telling, disusul Viola Rivera Felindra Az-Zahra yang menempati juara ketiga cipta puisi. Pada bidang tahfidz, Qonita Hafizha berhasil meraih juara ketiga juz 30.
Tak hanya itu, kategori tahfidz juz 29 juga diwarnai dominasi siswa SD Mumtas. Faizah Rizqi Labibaturrahman, Viola Rivera Felindra Az-Zahra, dan Hasna Fauziah Asyifa berhasil meraih predikat juara favorit.
Kepala SD Mumtas, Syai’in Kodir, menyebut capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten.
“Ini bukan semata soal juara, tetapi proses membangun keberanian, kepercayaan diri, dan karakter siswa,” ujarnya.
Syai’in menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara sekolah, guru, dan orang tua dalam mendampingi perkembangan siswa. Ia pun berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya supaya berprestasi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


