Advertisement
Indonesia Positif

Summer Course 2026 FKH UB, Perkuat Kompetensi Reproduksi Veteriner Berbasis Bioteknologi

Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Brawijaya Malang (FKH UB) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi sekaligus memperkuat positioning sebagai institusi unggul di bidang kedokteran hewan melalui penyelenggaraa

TIMES Indonesia,
Summer Course 2026 FKH UB, Perkuat Kompetensi Reproduksi Veteriner Berbasis Bioteknologi
FKH UB sukses gelar Summer Course 2026, perkuat kompetensi veteriner dan kolaborasi internasional di bidang reproduksi dan bioteknologi veteriner. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Brawijaya Malang (FKH UB) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi sekaligus memperkuat positioning sebagai institusi unggul di bidang kedokteran hewan melalui penyelenggaraan Summer Course 2026.

Program ini menjadi salah satu wujud nyata kontribusi FKH UB dalam meningkatkan kompetensi global mahasiswa, khususnya pada bidang reproduksi, bioteknologi, dan kesehatan hewan berbasis teknologi.

Advertisement

Kegiatan yang berlangsung pada 1–13 April 2026 ini diikuti oleh 21 peserta dari tiga institusi, yaitu 12 mahasiswa FKH UB, 5 mahasiswa dari College of Veterinary Medicine Mariano Marcos State University (Filipina), serta 4 mahasiswa dari College of Veterinary Medicine Nueva Vizcaya State University (Filipina). Keikutsertaan peserta internasional ini mencerminkan peran aktif FKH UB dalam membangun kemitraan global serta memperkuat reputasi Universitas Brawijaya di tingkat internasional.

Dekan FKH UB, drh. Dyah Ayu Oktavianie AP., M. Biotech., AP. Vet., dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi akademik lintas negara merupakan elemen strategis dalam pengembangan ilmu kedokteran hewan. Program ini tidak hanya memperluas wawasan global mahasiswa, tetapi juga memperkuat jejaring internasional serta membuka peluang kerja sama berkelanjutan di masa depan.

FKH UB

Secara akademik, program dirancang secara komprehensif dengan mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu unggulan FKH UB, meliputi Teknologi Reproduksi dan Inseminasi Buatan, Obstetri, Infertilitas dan Gangguan Reproduksi, Embriologi Veteriner, Anatomi Veteriner Komparatif, Patologi Anatomi Veteriner berbasis histopatologi reproduksi, serta Metodologi Penelitian. Pendekatan ini menegaskan keunggulan FKH UB dalam pengembangan ilmu reproduksi veteriner yang aplikatif dan berbasis riset.

Dalam implementasinya, peserta memperoleh pengalaman pembelajaran yang tidak hanya teoritis tetapi juga praktis. Pada bidang bioteknologi reproduksi, peserta mempelajari teknik fertilisasi in vitro serta evaluasi kualitas embrio pada hewan ternak dan akuatik. Selain itu, peserta juga melakukan praktik ultrasonografi untuk deteksi kebuntingan serta identifikasi siklus estrus melalui metode usap vagina, yang memperkuat keterampilan klinis berbasis teknologi modern.

Advertisement

Sebagai bagian dari penguatan kompetensi berbasis pengalaman lapangan, peserta melakukan kunjungan ke Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, salah satu pusat unggulan nasional. Kegiatan ini memberikan pemahaman langsung mengenai proses produksi semen beku, mulai dari seleksi pejantan, pengambilan dan evaluasi semen, hingga distribusi untuk mendukung peningkatan mutu genetik ternak di Indonesia. Hal ini menunjukkan kontribusi nyata FKH UB dalam mendukung sektor peternakan nasional melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia.

FKH UB

Pada aspek embriologi dan patologi veteriner, peserta melakukan pengamatan kualitas gamet, perkembangan embrio, serta preparasi dan analisis histopatologi organ reproduksi. Sementara itu, pembelajaran anatomi komparatif memberikan perspektif lintas spesies yang memperkuat kemampuan analisis klinis mahasiswa dalam menghadapi kasus nyata di lapangan.

Program ini juga mengintegrasikan nilai-nilai global melalui diskusi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan), SDG 15 (Kehidupan di Darat), dan SDG 17 (Kemitraan). Diskusi ini menegaskan peran strategis kedokteran hewan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta memperkuat kontribusi Universitas Brawijaya dalam agenda global.

Selain itu, peserta dibekali kemampuan penulisan ilmiah yang sistematis dan berbasis data, sebagai bagian dari upaya FKH UB dalam menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing internasional.

Melalui Summer Course 2026, FKH Universitas Brawijaya Malang tidak hanya menghadirkan program akademik berkualitas, tetapi juga mempertegas perannya sebagai institusi yang berkontribusi aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan jejaring internasional, serta penciptaan sumber daya manusia veteriner yang inovatif dan siap menghadapi tantangan global. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

N
PenulisNanda Ayu Cindyasputri Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia