KAKI Dideklarasikan di Allfood 2026, Perkuat Ekosistem Pendidikan dan SDM Industri Kopi
Kumpulan Akademi Kopi Indonesia (KAKI) resmi dideklarasikan dalam pameran Allfood 2026 yang bertempat di ICE, BSD, Tangerang, Banten.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
JAKARTA – Kumpulan Akademi Kopi Indonesia (KAKI) resmi dideklarasikan dalam pameran Allfood 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten. Deklarasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem pendidikan, sertifikasi, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) di industri kopi nasional.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Perkumpulan Profesional dan Inovator Kopi Indonesia (PaPIKI). Pembentukan KAKI diinisiasi Ketua Umum PaPIKI, Steve Ganiputra Hidayat, bersama Sherley dari Rasa Group dan Darwin Jasmin dari Awi Coffee.
Inisiatif ini muncul sebagai respons atas kebutuhan sistem pendidikan dan standarisasi yang lebih terintegrasi dalam industri kopi Indonesia.
Deklarasi KAKI juga menjadi momentum penting karena mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, lembaga sertifikasi, industri, hingga komunitas bisnis. Seluruh elemen tersebut memiliki visi yang sama, yakni membangun industri kopi Indonesia yang lebih terstruktur, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Menuju Kelas Global
Ketua Umum PaPIKI, Steve Ganiputra Hidayat, menegaskan pentingnya sistem yang matang untuk menunjang kualitas produk kopi nasional.
“Industri kopi Indonesia tidak kekurangan produk hebat. Yang dibutuhkan adalah sistem—pendidikan yang terstruktur, sertifikasi yang diakui, dan kolaborasi nyata antara industri, distribusi, dan pembiayaan,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).
Menurutnya, KAKI hadir sebagai jembatan untuk mewujudkan sistem tersebut sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Kalau ingin naik kelas secara global, kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. KAKI adalah langkah bersama untuk membangun ekosistem yang lebih kuat, terintegrasi, dan siap menghadapi masa depan,” tambahnya.
Empat Komitmen Utama
Untuk mendorong kemajuan industri kopi nasional, KAKI menetapkan empat komitmen utama.
Pertama, memperkuat kualitas pendidikan dan kompetensi melalui pendekatan kolaboratif dengan melibatkan berbagai kurikulum dan lembaga sertifikasi, baik nasional maupun global.
Kedua, memperkuat konektivitas antara dunia pendidikan, industri, dan distribusi.
Ketiga, membuka akses pembiayaan, pemasaran, serta distribusi yang lebih luas bagi pelaku industri kopi.
Keempat, mengakselerasi transformasi industri kopi melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor.
Deklarasi ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan lembaga, antara lain dari Kemendikbud, BNSP, LSP Kopi Indonesia, serta pelaku industri seperti Alfamart/Aksesmu, AGAVI Food Innovation, WE, SDI, BNI, GPHRI, KADIN, Fore Coffee, dan BursaKopi.
Melalui dukungan berbagai pihak, KAKI diharapkan menjadi fondasi awal yang kuat untuk meningkatkan daya saing industri kopi Indonesia di tingkat global.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


