PSMTI Magetan Bersama Dokter Medsos Gelar Baksos, Bagikan Sembako hingga Kacamata
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Magetan bekerja sama dengan Dokter Medis Sosial (Medsos), PSMTI menggelar bakti sosial (baksos).
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
Magetan – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Magetan kembali menunjukkan kepedulian sosialnya kepada masyarakat. Bekerja sama dengan Dokter Medis Sosial (Medsos), PSMTI menggelar bakti sosial (baksos) berupa pengobatan gratis dan pembagian paket sembako di Desa Terung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Sabtu (18/04/2026).
Kegiatan ini menyasar masyarakat ekonomi menengah ke bawah serta warga yang benar-benar membutuhkan akses layanan kesehatan dan bantuan pangan di wilayah tersebut.
Komitmen Rutin PSMTI Magetan
Ketua PSMTI Magetan, Ayu Nilawati, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin bulanan yang diselenggarakan setiap minggu ketiga.
"Ini adalah kegiatan rutin kami. Setiap bulan di minggu ketiga, kami mengadakan baksos dan pengobatan gratis bersama Dokter Medsos, Sostenes Victoris. Hari ini, kami membagikan 112 paket sembako, susu untuk anak-anak, hingga kacamata bagi warga yang membutuhkan," ujar Ayu di sela-sela kegiatan.

Ayu menambahkan, pihaknya sangat terbuka jika terdapat usulan dari masyarakat untuk lokasi baksos selanjutnya. Bahkan, PSMTI siap meningkatkan intensitas pelayanan menjadi dua kali dalam sebulan jika dirasa kebutuhan masyarakat mendesak.
"Kami juga menerima permohonan bantuan kursi roda. Bagi warga yang membutuhkan, silakan mendaftar terlebih dahulu. Kami akan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan bantuan tepat sasaran, setelah itu baru kami distribusikan," tambahnya.
Fokus pada Kesehatan Masyarakat
Pada kesempatan yang sama, Dokter Umum dari Klinik Ghatotkacha Madiun, dr. Sostenes Victoris, menyoroti kondisi kesehatan warga yang diperiksa. Menurutnya, hampir 80 persen warga yang memeriksakan diri mengidap hipertensi atau darah tinggi.
"Banyak masyarakat yang tidak menyadari bahwa mereka memiliki tekanan darah tinggi. Dalam kegiatan ini, kami melakukan screening dan memberikan edukasi kesehatan. Bagi warga dengan keluhan lebih lanjut, kami berikan obat serta mengarahkan mereka untuk melakukan pemantauan rutin di fasilitas kesehatan (faskes) terdekat," jelas dr. Sostenes.

Selain memberikan manfaat langsung berupa pengobatan dan bantuan kebutuhan pokok, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga serta membangun kepedulian sosial di Kabupaten Magetan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


