Advertisement
Indonesia Positif

Penjajakan Teknologi Jepang di Samarinda, Peluang Baru untuk Infrastruktur Kota

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, bertemu Hoyo Sangyo Co. Ltd dari Jepang. Penjajakan kerja sama teknologi perkuatan tanah dan drainase modern untuk infrastruktur kota.

TIMES Indonesia,
Penjajakan Teknologi Jepang di Samarinda, Peluang Baru untuk Infrastruktur Kota
Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri saat menggelar pertemuan dengan perusahaan asal Jepang, Hoyo Sangyo Co. Ltd (FOTO: Axl for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

SAMARINDA Di tengah upaya memperkuat infrastruktur perkotaan, Pemerintah Kota Samarinda membuka ruang dialog dengan mitra internasional. Salah satunya melalui pertemuan antara Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri dan perusahaan asal Jepang, Hoyo Sangyo Co. Ltd, yang berlangsung di Balai Kota Samarinda, Kamis (16/4/2026).

Audiensi tersebut bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bagian dari penjajakan kerja sama di bidang teknologi konstruksi. Fokus utamanya adalah penawaran inovasi terkait perkuatan tanah dan sistem drainase modern—dua aspek yang menjadi tantangan utama dalam pembangunan di wilayah dengan kondisi geografis tertentu.

Advertisement

Dalam presentasi yang dipimpin oleh Hideki Suenaga, pihak perusahaan memaparkan teknologi stabilisasi lahan serta manajemen pengairan yang dirancang untuk menjawab persoalan tanah dengan daya dukung rendah dan kebutuhan sistem drainase terintegrasi.

Teknologi tersebut diklaim mampu meningkatkan efisiensi pembangunan, terutama pada kawasan yang rentan terhadap genangan air atau memiliki struktur tanah yang kurang stabil. Bagi Samarinda, yang kerap menghadapi persoalan pengelolaan air, pendekatan ini dinilai relevan untuk dipertimbangkan.

Menanggapi paparan tersebut, Saefuddin Zuhri menyampaikan apresiasi atas inovasi yang ditawarkan. Ia melihat peluang kerja sama ini sebagai salah satu alternatif solusi dalam mendukung pembangunan infrastruktur kota yang lebih berkelanjutan.

Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota tidak akan terburu-buru dalam mengambil keputusan. Setiap tawaran kerja sama, terutama yang melibatkan teknologi baru, harus melalui proses kajian yang matang.

"Kami akan melakukan kajian teknis secara mendalam bersama perangkat daerah terkait sebelum mengambil langkah lanjutan," katanya.

Advertisement

Pernyataan tersebut mencerminkan pendekatan kehati-hatian yang diambil pemerintah daerah dalam menyikapi investasi dan kerja sama internasional. Tidak hanya mempertimbangkan aspek teknis, tetapi juga kesesuaian dengan kondisi lapangan dan kebutuhan jangka panjang.

Audiensi ini turut dihadiri oleh sejumlah unsur pemerintah daerah, termasuk perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda, Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), serta bagian kerja sama. Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan bahwa penjajakan dilakukan secara lintas sektor.

Bagi Pemkot Samarinda, keterbukaan terhadap kolaborasi global menjadi salah satu strategi dalam mempercepat pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur. Namun, keterbukaan tersebut tetap diimbangi dengan prinsip selektif dan berbasis kajian.

"Pertemuan ini menjadi bukti keterbukaan Pemkot Samarinda terhadap kolaborasi global," ujar Saefuddin Zuhri.

Ia juga menegaskan bahwa setiap kerja sama internasional harus melalui proses evaluasi yang terukur sebelum direalisasikan.

"Setiap kerja sama internasional dipastikan akan melalui tahap evaluasi terukur untuk menjamin kesesuaian lapangan, efektivitas, serta manfaat jangka panjang bagi keberlanjutan infrastruktur daerah," timpalnya.

Jika penjajakan ini berlanjut, bukan tidak mungkin teknologi yang ditawarkan dapat menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam mengatasi persoalan infrastruktur, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan lahan dan air di Kota Tepian.(d)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ahmad Syahir
PenulisAhmad SyahirPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2020. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia