Advertisement
Indonesia Positif

Lahir dari Kampus, Kembali Menguatkan; Siklus Technopreneur Ini Jadi Kekuatan Prodi Sistem Informasi UNIPMA Madiun

Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik UNIPMA Madiun (Universitas PGRI Madiun) menunjukkan bahwa pendidikan tinggi tak berhenti di ruang kelas.

TIMES Indonesia,
Lahir dari Kampus, Kembali Menguatkan; Siklus Technopreneur Ini Jadi Kekuatan Prodi Sistem Informasi UNIPMA Madiun
Program Studi Sistem Informasi berdiskusi dengan Alumni. (Foto: Humas UNIPMA for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MADIUN Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik UNIPMA Madiun (Universitas PGRI Madiun) menunjukkan bahwa pendidikan tinggi tak berhenti di ruang kelas. Lewat pendekatan yang mengedepankan praktik nyata, prodi ini membangun ekosistem pembelajaran berkelanjutan yang kini mulai menampakkan hasil konkret, salah satunya melalui kolaborasi dengan CV Pandawa Digital Media, perusahaan digital yang dirintis oleh alumninya sendiri.

Kisah ini berawal dari ide sederhana mahasiswa saat masih duduk di bangku kuliah. Dengan dukungan pembinaan technopreneurship serta pendampingan proyek berbasis kasus nyata, gagasan tersebut berkembang menjadi produk digital, lalu bertransformasi menjadi usaha rintisan hingga akhirnya tumbuh sebagai perusahaan profesional.

Advertisement

“Sejak awal, kami mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berorientasi menjadi pekerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha berbasis teknologi,” ungkap Ridho Pamungkas, Kepala Program Studi Sistem Informasi.

Proses pembelajaran di prodi ini dirancang menyatu antara teori dan praktik. Aktivitas di kelas, eksperimen di laboratorium, hingga program kewirausahaan saling terhubung, membentuk pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan industri. Hasilnya, mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam dunia bisnis digital.

Kini, perjalanan tersebut membentuk pola yang unik. Alumni yang dulu ditempa di kampus kembali hadir sebagai mitra industri melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Mereka membuka pintu bagi mahasiswa aktif untuk merasakan langsung dunia kerja di perusahaan yang dibangun oleh “senior” mereka sendiri.

“Ini adalah siklus yang kami bangun, dari mahasiswa, menjadi alumni, lalu kembali berkontribusi membimbing generasi berikutnya,” jelas Ridho.

Melalui skema ini, mahasiswa memperoleh pengalaman lebih dari sekadar keterampilan teknis. Mereka belajar memahami ritme industri digital, mengelola proyek, bekerja dalam tim, hingga menghadapi tantangan profesional secara langsung.

Advertisement

Kolaborasi ini sekaligus mencerminkan filosofi pendidikan yang diusung Program Studi Sistem Informasi: pembelajaran terbaik lahir dari keterhubungan antara kampus, mahasiswa, dan alumni dalam satu ekosistem yang saling memperkuat.

Pendekatan tersebut menegaskan bahwa prodi ini tidak sekadar mencetak lulusan di bidang teknologi, tetapi juga melahirkan technopreneur yang mampu menciptakan dampak ekonomi, membuka lapangan kerja, dan kembali memberi kontribusi bagi almamaternya.

Siklus berkelanjutan inilah yang kini menjadi identitas kuat Program Studi Sistem Informasi dalam menjawab tantangan era transformasi digital, sebuah model pendidikan yang tumbuh dari dalam, lalu berkembang untuk masa depan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

S
PenulisSuciati (CR-219) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia