Mengabdi di Negeri Rantau, Alumni UNISMA Abd. Wahed Dedikasikan Diri Mengajar Anak-anak PMI di Malaysia
Jarak ribuan kilometer dari tanah air tidak membuat Abd. Wahed melupakan panggilan untuk mengabdi. Alumni Universitas Islam Malang (UNISMA)
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MALANG – Jarak ribuan kilometer dari tanah air tidak membuat Abd. Wahed melupakan panggilan untuk mengabdi. Alumni Universitas Islam Malang (UNISMA) ini justru memilih mendedikasikan dirinya membantu pendidikan anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia.
Abd. Wahed merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen UNISMA tahun 2021. Saat ini ia mengemban amanah sebagai Sekretaris Sanggar Bimbingan (SB) sekaligus tenaga pengajar di Sanggar Bimbingan AT-Tanzil yang berada di Taman Sri Watan, Ampang, Selangor, Malaysia.
Pria kelahiran Kabupaten Sampang, 28 Januari 1996 ini sejak masa kuliah dikenal aktif dalam kegiatan organisasi. Ia pernah terlibat dalam Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Manajemen serta Remaja Masjid Ainul Yaqin. Pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinan sekaligus kepedulian sosial yang terus ia bawa hingga kini.
Perjalanan pengabdian Abd. Wahed di Malaysia bermula setelah ia menyelesaikan studi di UNISMA pada tahun 2021. Di tengah kondisi pascapandemi yang membuat peluang kerja terbatas, ia mendapat kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan pendidikan bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia yang berada di Malaysia.
Kesempatan tersebut membawanya bergabung sebagai pendamping sekaligus tenaga pengajar di Sanggar Bimbingan AT-Tanzil. Sanggar ini menjadi tempat belajar bagi anak-anak PMI yang membutuhkan akses pendidikan agar tetap dapat belajar sebagaimana anak-anak Indonesia pada umumnya.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/

Seiring berjalannya waktu, Sanggar Bimbingan AT-Tanzil terus berkembang. Dari yang awalnya hanya beberapa lokasi, kini telah berdiri sekitar 15 sanggar bimbingan di berbagai wilayah di Malaysia yang melayani pendidikan anak-anak PMI.
Tidak hanya mengajar, Abd. Wahed juga aktif membantu berbagai kebutuhan administratif anak-anak PMI. Ia membantu pengurusan dokumen kewarganegaraan, melengkapi administrasi pendidikan, hingga mendampingi proses perpindahan sekolah bagi anak-anak PMI yang kembali melanjutkan pendidikan di Indonesia.
Bagi Abd. Wahed, pengabdian tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab moral sebagai warga negara Indonesia untuk tetap memberikan kontribusi bagi sesama, di mana pun berada.
“Teruslah berbuat baik di mana pun kita berada. Tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia itu indah, bukan hanya dari alam dan budayanya, tetapi juga dari orang-orang di dalamnya,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya memohon keberkahan kepada Allah SWT dalam setiap usaha yang dilakukan.
Di akhir pesannya, Abd. Wahed berharap Universitas Islam Malang terus melahirkan generasi yang berakhlakul karimah serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semoga UNISMA terus mencetak generasi yang cerdas, berakhlakul karimah, dan mampu membawa kemaslahatan bagi umat Islam serta bangsa Indonesia,” tuturnya.
Kini dari Ampang, Selangor, Malaysia, Abd. Wahed terus mengabdikan diri membantu pendidikan anak-anak Pekerja Migran Indonesia melalui Sanggar Bimbingan AT-Tanzil. (*)
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

