Advertisement
Indonesia Positif

Rumah Zakat Salurkan 150 Paket Fidyah, Hadirkan Harapan di Tengah Keterbatasan Warga Dhuafa Malang

Senyum haru terpancar dari wajah para warga dhuafa di Dusun Kasikon, Desa Wadung, Kabupaten Malang, saat Relawan Rumah Zakat hadir membawa bantuan paket fidyah,  Jumat (17/4/2026).

TIMES Indonesia,
Rumah Zakat Salurkan 150 Paket Fidyah, Hadirkan Harapan di Tengah Keterbatasan Warga Dhuafa Malang
Penyaluran program fidyah berupa makanan siap santap kepada warga fakir dan miskin. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Senyum haru terpancar dari wajah para warga dhuafa di Dusun Kasikon, Desa Wadung, Kabupaten Malang, saat Relawan Rumah Zakat hadir membawa bantuan paket fidyah,  Jumat (17/4/2026).

Sebanyak 150 paket fidyah disalurkan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial ekonomi yang masih memprihatinkan di wilayah tersebut.

Advertisement

Kegiatan ini menyasar warga dhuafa yang sebagian besar merupakan janda, lansia, dan masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap. Kondisi ini, sebagaimana disampaikan oleh tokoh masyarakat setempat, menjadi gambaran nyata bahwa masih banyak warga yang hidup di bawah garis kemiskinan dan membutuhkan uluran tangan.

Penyaluran bantuan tidak sekadar memberikan paket makanan, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang hangat. Relawan hadir tidak hanya sebagai pemberi bantuan, namun juga sebagai sahabat yang menguatkan. Kehadiran mereka membawa pesan sederhana namun bermakna: bahwa di tengah keterbatasan, masih ada kepedulian yang menyapa.

“Bantuan ini menjadi penyemangat bagi kami ditengah upaya bertahan, berjuang, dan tetap bahagia dalam menjalani kehidupan,” ujar Bapak Arif Mashudi selaku salah satu warga di lokasi kegiatan.

Momen ini menjadi pengingat bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari hal besar. Terkadang, kunjungan sederhana, perhatian, dan sedikit bantuan mampu menghadirkan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan.

Rumah Zakat menyadari bahwa upaya membantu sesama tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk para donatur dan masyarakat luas. Melalui kegiatan ini, Rumah Zakat mengajak semua pihak untuk membuka mata dan hati, bahwa masih banyak saudara-saudara kita di pelosok desa yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Advertisement

Harapannya, kepedulian ini dapat terus tumbuh dan menjangkau lebih banyak masyarakat, sehingga semakin banyak senyum yang terukir dan harapan yang kembali menyala di tengah kehidupan mereka.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

R
PenulisRudeq Yanuar Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia