Unik! Karyawan Pria Jadi MUA di Perayaan Hari Kartini Grand Darmo Suite Surabaya
Grand Darmo Suite Surabaya rayakan Hari Kartini dengan konsep unik, karyawan pria jadi MUA dan penata sanggul dalam ajang kreatif internal.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
SURABAYA – Grand Darmo Suite Surabaya tampil beda saat perayaan Hari Kartini dengan menggelar ajang kreatif internal bertajuk "Pesona Kartini: A Celebration of Indonesian Grace" di Airlangga Room, Senin (21/4/2026).
Dalam acara ini, para karyawan pria ditantang menjadi make up artist dan penata sanggul bagi rekan wanita mereka. Setelah merias, mereka harus mendampingi rekan tersebut dalam peragaan busana kebaya khas Indonesia.
General Manager Grand Darmo Suite Surabaya, Pipit Afifah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang untuk mendekatkan hubungan antar lini di hotelnya.
"Untuk program kali ini memang kita ingin membuat para generasi baru mengerti arti perjuangan Kartini. Di mana tahun ini perjuangan mereka lebih berat dan banyak rintangan. Jadi, dengan ini mereka tidak akan putus asa," ujar Pipit.
Ia menambahkan bahwa konsep unik dengan melibatkan manajer sebagai perias bagi stafnya ini baru pertama kali dilakukan.
"Kita ingin mengakrabkan semua staf, kemudian hubungan keakraban antara manajer dan staf juga. Harapannya, mereka semakin solid, saling memiliki, dan kerja samanya semakin bagus," tambah Pipit.
Kompetisi ini diikuti oleh delapan pasang peserta yang mewakili departemen Front Office, Sales, FB Service, FB Product, Housekeeping, Engineering, hingga Accounting. Ajang ini semakin berbobot dengan kehadiran Fardiana Ichalina dari Farida’s Wedding sebagai juri profesional yang menilai teknik, kreativitas, hingga kesesuaian tema.
Di penghujung acara, Pipit menitipkan pesan bagi seluruh perempuan di timnya.
"Pesan di Hari Kartini, wanita itu harus kuat, harus mandiri, karena mereka bisa menjadi tulang punggung keluarga. Untuk negara juga sama, mereka harus memiliki integritas, harus kuat," ucapnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


