Asah Kemampuan, Polresta Banyuwangi Pertajam Jurus Bela Diri Anggota
Guna mendukung tugas kepolisian dengan memastikan pelayanan serta keamanan masyarakat. Polresta Banyuwangi mempertajam kemampuan anggota dalam bertindak cepat dan tepat di berbagai situasi di lapangan melalui latihan bela diri.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
BANYUWANGI – Guna mendukung tugas kepolisian dengan memastikan pelayanan serta keamanan masyarakat. Polresta Banyuwangi mempertajam kemampuan anggota dalam bertindak cepat dan tepat di berbagai situasi di lapangan melalui latihan bela diri.
Latihan bela diri yang dilaksanakan Mako Polresta Banyuwangi, Kamis (23/4/2026) itu, diikuti oleh ratusan personel kepolisian.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kabag SDM, Kompol Akhmad Ali Masduki menjelaskan bahwa, latihan bela diri ini, merupakan kegiatan yang sudah terjadwal di lingkungan Polresta Banyuwangi dan telah direncanakan oleh bagian SDM.
Selain terjadwal sebagai latihan rutin, lanjut Kompol Ali Masduki, kali ini juga dirangkai dengan adanya ujian bela diri bagi anggota yang akan naik pangkat.
"Jadi ada dua agenda, yaitu latihan rutin mengasah kemampuan bela diri anggota dan ujian bela diri bagi anggota yang akan naik pangkat," kata Kompol Ali Masduki.
Berdasarkan data dari Bagian SDM Polresta Banyuwangi, sebanyak 96 personel terpantau menjalani latihan rutin bela diri dengan penuh antusiasme di bawah arahan instruktur.
Di sisi lain, sekitar 101 personel lainnya tengah berjuang mengikuti ujian bela diri dan bisa naik pangkat satu tingkat lebih tinggi.
Program ini digelar guna mengasah kemampuan anggota Polresta Banyuwangi, khususnya dalam bela diri Polri. Peningkatan kompetensi ini menjadi langkah preventif untuk meminimalisir fatalitas saat menjalankan tugas di lapangan.
“Harapan kita, kemampuan bela diri anggota polisi meningkat sehingga berguna untuk melindungi diri dan meningkatkan pelayanan keamanan dari ancaman yang membahayakan bisa lebih terasah,” tutur Kompol Ali Masduki.
Tidak hanya mengasah teknik tangan kosong, para anggota juga terlihat digembleng untuk meningkatkan kemahiran dalam menggunakan alat bela diri, salah satunya adalah tongkat.
“Dengan asah kemampuan ini, anggota diharapkan mampu mendukung kinerja kepolisian dalam Kamtibmas,” ujar Kompol Ali Masduki. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


