Advertisement
Indonesia Positif

Jemaah Langsung Terima Koper di Hotel, Petugas PPIH Pastikan Layanan Bagasi Bandara Madinah 24 Jam

Petugas PPIH memberikan layanan selama 24 jam untuk para jemaah haji Indonesia di Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz.

TIMES Indonesia,
Jemaah Langsung Terima Koper di Hotel, Petugas PPIH Pastikan Layanan Bagasi Bandara Madinah 24 Jam
Penanganan koper jemaah haji Indonesia yang tiba bersamaan dengan bus jemaah. (FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MADINAH Fitsa Baharuddin, salah satu Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dari tugas fungsi transportasi Daerah Kerja (Daker) Bandara, mengatakan pihaknya terus memberikan layanan selama 24 jam untuk para jemaah haji Indonesia di Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz.

Menurutnya, para jemaah haji yang telah tiba di bandara tidak perlu khawatir terkait bagasi, karena koper jemaah haji Indonesia akan sampai bersamaan saat jemaah tiba di hotel.

Advertisement

“Tugas kami adalah menerima barang-barang bagasi berupa koper besar, ada juga koper kecil, kursi roda, tongkat juga ada. Semua barang-barang bagasi itu akan keluar dari gedung ini,” katanya dikutip pada Sabtu (25/4/2026). 

Ia bersama rekan petugas terus memantau koper yang tiba dan memastikan tidak ada barang milik jemaah yang tertinggal.

“Kita monitor jumlahnya secara lengkap, kemudian kita serah terima dengan bagian distribusinya. Kemudian barang-barang itu akan didistribusikan di hotel,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Fitsa juga memastikan para porter atau yang disebut ummal agar tidak sembarangan dalam memindahkan koper.

“Kita juga memonitor porter-porter atau yang di sini disebut sebagai ummal untuk lebih berhati-hati dan tidak terburu-buru,” ujarnya.

Advertisement

Terkait kendala di lapangan, Fitsa mengungkapkan adanya tantangan ketika jadwal kedatangan kloter berlangsung bersamaan, sehingga petugas harus bekerja lebih ekstra dan teliti.

“Kendalanya itu ketika jadwal penerbangan bersamaan, kita agak kesulitan untuk menghitung barang-barang yang tiba,” katanya.

Meski demikian, Fitsa bersama tim tetap berupaya bekerja secara maksimal demi kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.

“Mudah-mudahan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, semua jemaah bisa melaksanakan ibadah dengan baik,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ahmad Nuril Fahmi
PenulisAhmad Nuril FahmiSarjana Ilmu Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Bergabung dengan TIMES Indonesia dan bertugas di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak 2020. Sudah meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia