AHA Moment di Tegal, Ruang Belajar Kreatif Siswa SD Bumimu Adiwerna
AHA Moment di SD Bumimu Adiwerna Tegal hadir sebagai ruang belajar kreatif yang mendorong siswa berekspresi dan belajar tanpa tekanan.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
TEGAL – Gedung Lasnur di Slawi, Kabupaten Tegal, menjadi ruang belajar yang berbeda bagi ratusan siswa SD Budi Mulia Muhammadiyah (Bumimu) Adiwerna. Suasana dipenuhi aktivitas kreatif, mulai dari menggambar, menulis, hingga diskusi antarsiswa, Sabtu (25/4/2026) pagi.
Kegiatan bertajuk AHA Moment ini menghadirkan pendekatan pembelajaran yang menekankan kebebasan berekspresi dan pengalaman belajar yang menyenangkan. Para siswa tidak hanya berperan sebagai peserta, tetapi juga terlibat aktif dalam proses pembelajaran.
Kepala Sekolah SD Bumimu Adiwerna, Asih Hidayatun, menjelaskan bahwa AHA Moment merupakan Moment pencerahan atau kesadaran ketika seseorang memahami sesuatu secara lebih mendalam.
“Aha moment adalah Moment ketika seseorang mendapatkan pemahaman atau inspirasi yang mengubah cara pandangnya,” ujarnya saat diwawancarai.
Menurutnya, kegiatan ini dirancang untuk memberikan ruang bagi siswa agar dapat belajar tanpa tekanan. Anak-anak didorong untuk mencoba, berkreasi, dan mengembangkan ide tanpa takut melakukan kesalahan.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan yang pertama kali digelar di Kabupaten Tegal dengan konsep tersebut. Dalam pelaksanaannya, siswa diberi kebebasan untuk menghasilkan karya, sementara proses belajar menjadi fokus utama.
Konsep AHA Moment lahir dari refleksi selama masa pandemi, ketika proses pembelajaran mengalami keterbatasan. Dari kondisi tersebut, muncul gagasan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih utuh bagi siswa.
Seiring perkembangannya, AHA Moment tidak hanya menjadi kegiatan, tetapi juga pendekatan pembelajaran yang menempatkan kreativitas, kolaborasi, dan rasa ingin tahu sebagai unsur utama.
Salah satu metode yang diterapkan adalah “fasilitator sebaya”, yakni siswa yang memiliki pemahaman lebih mendampingi teman-temannya. Pendekatan ini mendorong interaksi yang setara dan membangun kerja sama antarsiswa.
Dalam kegiatan tersebut, siswa terlihat aktif berinteraksi dan mengembangkan ide. Beberapa siswa fokus menyelesaikan karya, sementara lainnya berdiskusi dalam kelompok kecil.
AHA Moment juga didukung perangkat pembelajaran kreatif, seperti lembar kerja interaktif dan buku panduan “Aha! Aku Tahu” yang dirancang untuk membantu siswa memahami proses belajar.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap siswa tidak hanya berorientasi pada hasil akademik, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas, kepercayaan diri, serta kepedulian sosial.
Kegiatan yang dimulai dari SD Bumimu Adiwerna ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih inklusif dan berorientasi pada pengembangan potensi siswa.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


