Harapan di Balik Seragam dan Buku, Rumah Zakat Salurkan Kado Yatim dan Dhuafa di Kabupaten Malang
Di tengah keterbatasan yang harus mereka jalani sejak dini, senyum harapan terpancar dari wajah para siswa dan santri yatim dhuafa di Dusun Kasikon, Desa Wadung
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MALANG – Di tengah keterbatasan yang harus mereka jalani sejak dini, senyum harapan terpancar dari wajah para siswa dan santri yatim dhuafa di Dusun Kasikon, Desa Wadung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Rumah Zakat menyalurkan bantuan paket kado yatim dhuafa berupa perlengkapan sekolah untuk mendukung semangat belajar, Kamis (23/4/2026).
Penyaluran dilakukan langsung oleh relawan kepada para penerima manfaat, yang terdiri dari siswa sekolah dan santri dari keluarga dengan kondisi ekonomi rendah. Paket yang diberikan berisi perlengkapan sekolah yang diharapkan dapat membantu kebutuhan belajar sehari-hari.
Bagi anak-anak ini, kehilangan sosok ayah bukan hanya meninggalkan ruang kosong dalam keluarga, tetapi juga berdampak pada kondisi ekonomi. Peran ayah sebagai tulang punggung keluarga yang tak tergantikan, membuat mereka harus tumbuh dalam keterbatasan yang tidak mudah.
Melihat kondisi tersebut, Rumah Zakat hadir memberikan dukungan nyata agar mereka tetap memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan. Bantuan ini bukan sekadar perlengkapan sekolah, tetapi juga simbol perhatian dan kepedulian agar mereka tidak merasa berjalan sendiri dalam meraih cita-cita.
“Anak-anak ini memiliki semangat luar biasa. Kami berharap bantuan sederhana ini dapat meringankan beban mereka dan menjadi penyemangat untuk terus belajar,” ujar Fendy Rachmadi selaku relawan lokasi kegiatan.
Suasana haru pun terasa saat paket bantuan diterima. Di balik buku dan alat tulis yang sederhana, tersimpan harapan besar agar mereka dapat terus menuntut ilmu dan meraih masa depan yang lebih baik.
Melalui program ini, Rumah Zakat juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap anak-anak yatim dhuafa, karena mereka adalah generasi penerus yang membutuhkan dukungan bersama.
Di tangan kecil mereka, buku-buku itu bukan sekadar alat belajar—melainkan jembatan menuju mimpi yang ingin mereka wujudkan, meski langkahnya dimulai dari keterbatasan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

