Advertisement
Indonesia Positif

Isak Haru Iringi Keberangkatan Jemaah Haji Samarinda, Wali Kota Andi Harun Pimpin Talbiyah

Pelepasan 356 jemaah haji Samarinda berlangsung haru dan khusyuk. Wali Kota Andi Harun memimpin talbiyah, beri uang saku, serta berpesan jaga kesehatan, kebersamaan, dan kesabaran.

TIMES Indonesia,
Isak Haru Iringi Keberangkatan Jemaah Haji Samarinda, Wali Kota Andi Harun Pimpin Talbiyah
Kehadiran Wali Kota Samarinda Andi Harun iringi keberangkatan jemaah haji. (foto Dokpim Diskominfo Kaltim)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

SAMARINDA Suasana penuh haru dan kekhusyukan menyelimuti momen pelepasan jemaah haji asal Samarinda. Ratusan calon tamu Allah berkumpul dalam satu ruang, membawa harapan, doa, dan niat suci menuju Tanah Suci. Di tengah suasana itu, Wali Kota Samarinda Andi Harun, hadir langsung melepas keberangkatan sekaligus memimpin pembacaan talbiyah yang menggema, menyatukan langkah spiritual para jamaah.

Sebanyak 356 jamaah tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama. Rinciannya terdiri dari 202 perempuan dan 154 laki-laki. Dengan tambahan empat petugas pendamping, total rombongan mencapai 360 orang yang selanjutnya akan diberangkatkan melalui Embarkasi Balikpapan.

Advertisement

Di antara ratusan jamaah tersebut, terdapat cerita-cerita yang menguatkan makna perjalanan haji. Jamaah termuda, Wanda Meilissa yang berusia 19 tahun, menjadi simbol semangat generasi muda dalam menunaikan ibadah. Sementara itu, jamaah tertua, Salehah (88 tahun), menghadirkan keteguhan dan ketulusan yang menginspirasi.

Selain itu, tercatat sebanyak 66 jamaah lanjut usia serta 18 orang yang menggunakan kursi roda turut menjadi bagian dari rombongan, menggambarkan keberagaman kondisi fisik dalam satu tujuan yang sama.
Dalam sambutannya, Andi Harun menyampaikan doa dan harapan bagi seluruh jamaah agar diberikan kelancaran selama menjalankan ibadah.

“Semoga perjalanan para tamu Allah diselamatkan, ibadahnya disempurnakan, dan kembali ke Kota Samarinda dalam keadaan sehat walafiat,” ucapnya, Sabtu (25/4/2026).

Ia mengingatkan bahwa perjalanan haji bukan hanya tentang kesiapan spiritual, tetapi juga memerlukan kesiapan fisik dan mental. Mengingat kondisi cuaca di Arab Saudi yang ekstrem serta padatnya rangkaian ibadah, jamaah diminta untuk menjaga kesehatan dengan baik.

“Pandai-pandailah mengatur waktu istirahat. Jaga kesehatan agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik hingga kembali ke tanah air,” pesannya.

Advertisement

Lebih dari itu, Andi Harun juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan selama menjalani ibadah. Menurutnya, perjalanan haji adalah perjalanan kolektif yang sarat dengan dinamika dan ujian, sehingga dibutuhkan kesabaran serta solidaritas antarjamaah.

“Perkuat kesabaran, saling tolong-menolong, dan berkasih sayang. Hanya dengan kesabaran, kita bisa melewati setiap ujian dan meraih rahmat Allah,” tuturnya.

Dalam momen tersebut, ia turut menitipkan doa kepada para jamaah agar mendoakan Kota Samarinda dan seluruh jajaran pemerintah agar senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah.

Suasana pelepasan semakin hangat ketika Wali Kota memberikan uang saku sebesar 100 riyal kepada masing-masing jamaah. Langkah ini menjadi simbol perhatian sekaligus ikatan batin antara pemerintah daerah dengan warganya yang tengah menjalankan rukun Islam kelima.

Prosesi ditutup dengan pembacaan talbiyah yang dipimpin langsung oleh Andi Harun. Lantunan kalimat suci tersebut menggema, diikuti seluruh jamaah dengan penuh kekhusyukan. Momen itu menjadi penanda awal perjalanan spiritual yang panjang, sekaligus mengikat harapan akan kepulangan yang membawa keberkahan.

Di balik derap langkah menuju embarkasi, tersimpan doa-doa yang tak terucap.

Keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan fisik lintas negara, melainkan perjalanan batin menuju kesempurnaan ibadah, yang diharapkan kembali membawa predikat haji mabrur bagi seluruh jamaah.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ahmad Syahir
PenulisAhmad SyahirPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2020. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia