Advertisement
Indonesia Positif

Tumbuhkan Kesadaran K3, Polbangtan Malang Gelar Kuliah Tamu Manajemen Risiko

Polbangtan Malang menggelar kuliah tamu K3 bertema manajemen risiko usaha peternakan untuk meningkatkan keselamatan kerja, produktivitas, dan keberlanjutan usaha mahasiswa agribisnis peternakan.

TIMES Indonesia,
Tumbuhkan Kesadaran K3, Polbangtan Malang Gelar Kuliah Tamu Manajemen Risiko
Kuliah tamu di Ruang Diorama Polbangtan Malang. (Foto: Polbangtan Malang for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan upaya sistematis untuk melindungi tenaga kerja dari risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja melalui identifikasi bahaya, penilaian risiko, serta pengendalian yang tepat di lingkungan kerja. Penerapan K3 bertujuan menciptakan kondisi kerja yang aman, sehat, dan produktif, sehingga tidak hanya melindungi individu, tetapi juga meningkatkan efisiensi, keberlanjutan usaha, serta kualitas kinerja di berbagai sektor, termasuk peternakan. 

Di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, K3 menjadi bagian dari mata kuliah yang membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menerapkan prinsip keselamatan kerja di lapangan.

Advertisement

Sebagai penguatan materi perkuliahan tersebut, Polbangtan Malang menyelenggarakan kuliah tamu K3 bertema “Penerapan Manajemen Risiko pada Usaha Peternakan sebagai Upaya Pencegahan Bahaya Kerja serta Peningkatan K3”, Selasa (28/4/2026) di Ruang Diorama Kampus 1 Polbangtan Malang.

Polbangtan Malang

Kegiatan tersebut menghadirkan praktisi K3, Syaifullah Santoso (Operational Department “Sarikunto” Poultry and Farm Equipment Agribusiness Analysis), dan diikuti oleh mahasiswa Tingkat I Program Studi Agribisnis Peternakan.

Dalam pemaparannya, Syaifullah menegaskan bahwa K3 merupakan fondasi utama dalam keberlangsungan usaha peternakan. Ia menggarisbawahi tiga prinsip utama K3, yakni identifikasi bahaya, penilaian tingkat risiko, serta pengendalian risiko.

“Keberhasilan usaha tidak hanya diukur dari keuntungan atau performa, tetapi juga dari keselamatan dan kesehatan pelaku usahanya,” ujarnya.

Advertisement

Ia juga mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis dalam menerapkan K3 sebagai bagian dari strategi peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha. Penerapan manajemen risiko yang tepat dinilai mampu mendukung pertumbuhan (growth), menjaga keberlanjutan (sustainability), serta mewujudkan tata kelola usaha peternakan yang baik dan bertanggung jawab. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rochmat Shobirin
PenulisRochmat ShobirinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia