TMMD 128 Gresik Dimulai dengan Selamatan, Tradisi Guyub Awali Pembangunan Jalan Desa Slempit
TMMD Ke-128 di Desa Slempit, Gresik, diawali dengan prosesi selamatan sebelum pembongkaran jalan poros desa. Tradisi ini menjadi simbol syukur sekaligus memperkuat kebersamaan TNI dan warga dalam pembangunan desa.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
GRESIK – Pembangunan infrastruktur desa di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, diawali dengan cara yang tak sekadar teknis, tetapi juga sarat makna budaya. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 resmi dimulai melalui prosesi selamatan sebelum pembongkaran jalan poros desa yang akan menjalani pengecoran, Selasa (28/4/2026).
Di tengah lokasi pembangunan, anggota Satgas TMMD Kodim 0817 Gresik, perangkat desa, dan warga duduk melingkar dalam suasana sederhana namun khidmat. Doa bersama dipanjatkan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan agar pembangunan berjalan lancar, aman, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dipimpin Kapten Arh Kuntoko serta dihadiri Carik Desa Kuspriadi bersama warga setempat. Tradisi selamatan ini menjadi penanda bahwa pembangunan fisik desa tetap berpijak pada nilai kebersamaan dan kearifan lokal.
“Selain sebagai ungkapan syukur, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat sebelum memulai pekerjaan fisik,” ujar Kapten Arh Kuntoko.
Bagi masyarakat Desa Slempit, pembangunan jalan poros desa bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan akses vital yang akan mendukung mobilitas warga dan aktivitas ekonomi sehari-hari.
Carik Desa Kuspriadi menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Satgas TMMD dalam percepatan pembangunan desa.
“Kami berharap pembangunan jalan poros desa ini nantinya dapat meningkatkan akses transportasi serta mendukung aktivitas ekonomi warga,” katanya.
Usai prosesi selamatan, Satgas TMMD bersama masyarakat langsung dijadwalkan melakukan pembongkaran jalan lama sebagai tahap awal sebelum pengecoran dimulai.
Program ini menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD Ke-128 yang bertujuan memperkuat infrastruktur pedesaan sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat. Dari Desa Slempit, pembangunan bukan hanya dimulai dengan alat berat, tetapi juga dengan doa, gotong royong, dan semangat kemanunggalan antara TNI dan rakyat. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


